Polresta Malang Kota Kerahkan 400 Personel Gabungan Amankan Malam Takbir Idul Adha 1447 H

Polresta Malang Kota mengerahkan 400 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan malam takbir Iduladha 1447 H. Patroli skala besar dan pengaturan lalu lintas disiagakan.

Zonamalang.com – Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, kepolisian resor kota Malang mengerahkan ratusan personel untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama malam takbiran berlangsung.

Sebanyak hampir 400 anggota dari berbagai instansi disiagakan melalui apel gabungan yang diselenggarakan di kompleks Mapolresta Malang Kota pada Selasa malam, 26 Mei 2026, tepatnya pukul 18.30 WIB.

Pengamanan terpadu ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga, mencakup unsur Tentara Nasional Indonesia dari Komando Distrik Militer setempat, petugas Satuan Polisi Pamong Praja, serta pegawai Dinas Perhubungan Kota Malang.

Kompol Wiwin Rusli selaku Kepala Bagian Operasional Polresta Malang Kota yang mewakili pimpinan tertinggi kepolisian setempat mengatakan, pengerahan pasukan ini merupakan upaya pencegahan dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan.

Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh elemen pengamanan menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman kepada warga yang merayakan malam takbiran.

“Kami memastikan bahwa perayaan keagamaan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan berarti,” ungkap Kompol Wiwin saat memimpin apel tersebut.

Dari total kekuatan yang dimobilisasi, sebanyak 350 orang berasal dari jajaran Polresta Malang Kota, ditambah 20 prajurit TNI, 20 anggota Satpol PP, dan 10 petugas dari Dishub.

Pola Penjagaan Strategis

Pasukan pengamanan akan dibagi ke dalam beberapa skema operasional. Sebagian personel akan bersiaga di markas besar kepolisian, sementara tim patroli dibagi menjadi dua kelompok besar yang bergerak ke arah utara dan selatan kota.

Petugas lalu lintas juga akan ditempatkan di sejumlah lokasi vital untuk mengatur arus kendaraan, terutama di titik-titik yang diperkirakan akan mengalami kepadatan.

Fokus patroli diarahkan pada kawasan yang dinilai rentan terhadap gangguan keamanan, termasuk kompleks perumahan dengan sistem keamanan terbatas, perkampungan padat penduduk, serta objek-objek vital.

Lokasi yang berpotensi menjadi arena balapan liar juga masuk dalam daftar prioritas pengawasan.

Koordinasi dengan Polsek Wilayah

Kelima kepolisian sektor di bawah naungan Polresta Malang Kota—yakni Polsek Blimbing, Lowokwaru, Klojen, Kedungkandang, dan Sukun—juga mengadakan apel kesiapsiagaan di markas masing-masing.

Setiap polsek bertanggung jawab memantau aktivitas takbiran di wilayah yurisdiksinya guna memastikan tidak ada pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum.

Imbauan Tertib Takbir Keliling

Pejabat kepolisian tersebut juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat yang berencana menggelar takbir keliling agar tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dan tidak menimbulkan kekacauan.

“Kami mengharapkan warga yang melakukan takbir keliling tetap menaati peraturan yang berlaku, tidak mengganggu stabilitas kamtibmas, serta menghormati pengguna jalan lainnya,” tegas Kompol Wiwin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab sosial.

Peran Serta Masyarakat

Selain mengandalkan aparat keamanan, Kompol Wiwin juga mengajak partisipasi aktif dari warga, khususnya mereka yang bertugas di pos-pos keamanan lingkungan.

“Jangan sampai kewaspadaan menurun hanya karena suasana perayaan. Meskipun malam takbir Idul Adha tidak seramai Idul Fitri, tetap diperlukan kesiagaan penuh,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang sedang menjalani masa libur panjang, ia mengingatkan pentingnya memastikan keamanan rumah sebelum bepergian dan mematuhi aturan berlalu lintas selama perjalanan.

“Keselamatan adalah hal yang paling utama. Pastikan segala sesuatunya dalam kondisi aman,” pesannya.

Harapan Situasi Kondusif

Melalui operasi pengamanan terpadu ini, Polresta Malang Kota beserta seluruh elemen pendukung berharap dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, umat Islam di Kota Malang dapat menjalankan ibadah takbir dan menyambut Hari Raya Idul Adha dengan khusyuk, penuh kekhidmatan, serta rasa syukur kepada Sang Pencipta.