Presiden Jokowi Ikut Meriahkan Perayaan Hari ASEAN ke-56

Zona Malang – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 ASEAN menghiasi Lapangan Sekretariat ASEAN (ASEC) dengan warna-warni dan kemeriahan hari ini. Acara tersebut berlangsung di kantor pusat ASEAN di Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Indonesia, bersama dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, turut merayakan acara ini bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn dan komunitas diplomatik yang berkedudukan di ibu kota Indonesia.

Pada perayaan tahun ini, tema yang diangkat adalah “Episentrum Pertumbuhan,” yang sejalan dengan tema Kepresidenan ASEAN Indonesia tahun 2023, yaitu “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.”

Dalam pidatonya, Dr. Kao Kim Hourn, Sekretaris Jenderal ASEAN, menggarisbawahi kemajuan ASEAN selama beberapa tahun terakhir. Beliau menyatakan, “Sejak tanggal 8 Agustus 1967, ASEAN telah mengalami perjalanan jauh dan berkembang menjadi Komunitas ASEAN yang terdiri dari sepuluh Negara Anggota, dan Timor Leste akan segera bergabung sebagai anggota ke-11… Keberhasilan ASEAN dalam wilayah yang beragam seperti Asia Tenggara tidak mungkin terjadi tanpa tekad dan kerja sama yang kuat dari para negara anggota.”

“Saat ini, di bawah kepemimpinan Indonesia dalam Kepresidenan ASEAN dan dengan tema ‘ASEAN Matters: Epicentrum of Growth,’ kerja sama ASEAN semakin diperkuat untuk menjawab tantangan regional dan global, serta untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan bagi penduduknya,” tambah Dr. Kao.

Presiden Joko Widodo dalam pidatonya menyampaikan, “56 tahun yang lalu, ASEAN didirikan dengan tekad untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai wilayah yang damai, stabil, dan sejahtera. Hari ini, kami ingin menguatkan semangat dan tekad tersebut.”

Beliau juga menambahkan, “Meskipun tantangan global yang ada saat ini sangat kompleks, perekonomian global masih dalam proses pemulihan, dan rivalitas semakin ketat, saya tetap yakin bahwa ASEAN memiliki kemampuan untuk menghadapinya, asalkan kita bersatu.”

Puncak dari perayaan ini adalah pemotongan nasi tumpeng, hidangan khas Indonesia yang selalu ada dalam acara-acara istimewa. Acara ditutup dengan penampilan musik angklung dari para pemain muda Sekolah Perkumpulan Mandiri Jakarta. Seluruh perayaan ini dapat ditonton secara langsung melalui situs web ASEAN dan media sosial.

Selama perayaan, juga diadakan Diskusi Strategis dengan topik “Menuju Forum Indo-Pasifik ASEAN 2023,” yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia. Beberapa pembicara dalam diskusi ini termasuk tokoh-tokoh seperti M Arsjad Rasjid, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Mahendra Siregar, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Indonesia, serta Ajeng Parameswari, Presiden Digital Business (Bioskop Online & VCampus) dari Visinema.

Sebelum perayaan ini dimulai, Presiden Joko Widodo bersama dengan Gubernur ASEAN, Menteri Marsudi, duta besar ASEAN, dan duta besar dari negara-negara mitra resmi ASEAN, naik Mass Rapid Transit (MRT) dari stasiun Bundaran HI menuju Lapangan Sekretariat ASEAN untuk menghadiri perayaan HUT ke-56 ASEAN di ASEC. Sebelum naik MRT, Presiden Jokowi diberikan kartu MRT ASEAN khusus yang dirilis sebagai bagian dari perayaan Hari ASEAN.

Tidak hanya itu, ada dua acara lain yang berlangsung sejalan dengan perayaan ini. Pertama, Upacara Beasiswa ASEAN-Maybank Kedua (AMS) di mana lima warga negara ASEAN mendapatkan beasiswa. Program beasiswa ini merupakan kerjasama pertama antara Sekretariat ASEAN dengan entitas terakreditasi ASEAN.

Kedua, peluncuran ASEAN Online Sale Day (AOSD) tahunan yang keempat. AOSD adalah acara belanja online terbesar di Asia Tenggara, yang menggabungkan produk-produk dan layanan terbaik dari seluruh wilayah ASEAN dalam satu platform e-commerce. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat peralihan menuju ekosistem digital regional dan mendorong masyarakat dan bisnis untuk aktif dalam perdagangan elektronik, mengingat peran penting integrasi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ASEAN.***