Zona Malang, 16 Januari 2024 – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia terus menggenjot upaya mewujudkan visi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai ‘kota hijau’ di Kalimantan Timur. Transformasi ini mendapat dukungan penuh dari Menteri ESDM, Arifin Tasrif, yang menekankan peran kunci Kementerian dalam pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.
Sejumlah proyek kota hijau di IKN sedang dalam tahap pelaksanaan, dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi proyek unggulan. Dua proyek PLTS, dengan kapasitas masing-masing 10 MW dan 40 MW, dijadwalkan akan beroperasi pada Februari 2024 dan pertengahan 2024.
Menteri Arifin Tasrif juga menyoroti pentingnya keandalan pasokan listrik di IKN dengan pembangunan gardu induk berkapasitas 50 megawatt. Gardu induk ini akan mendukung operasional PLTS dengan mengirimkan tenaga listrik ber tegangan 150 kilo Volt.
Pada tahap selanjutnya, Kementerian ESDM dan Pertamina Grup telah menyetujui skema komersial untuk pemanfaatan gas bumi di IKN. Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama mereka dalam mengembangkan infrastruktur gas di kawasan tersebut.
Kontribusi positif juga datang dari PT PLN (Persero), yang terlibat dalam pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Inisiatif ini mendukung penggunaan kendaraan listrik sebagai moda transportasi utama di IKN, sejalan dengan komitmen pemerintah terhadap pembangunan berkelanjutan.
Semua langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mewujudkan IKN sebagai ‘kota hijau’. Dengan fokus pada pemanfaatan energi terbarukan dan infrastruktur berkelanjutan, Indonesia berupaya menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan dan berkesinambungan di Ibu Kota Negara Nusantara.(**)







