Mudik Lebaran 2025, Wakil Bupati Banyuwangi Pastikan Kesiapan Masyarakat

MALANG, Zona Malang – Jelang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Siapkan Fasilitas Kesehatan dan Keamanan Terbaik untuk Pemudik

BANYUWANGI – Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mempersiapkan segala hal demi kenyamanan dan keamanan para pemudik yang akan melewati wilayah Banyuwangi. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah dengan melakukan peninjauan ke sejumlah tempat layanan kesehatan dan pos pengamanan (pospam) oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.

Dalam kunjungannya, Wabup Mujiono berkeliling untuk memantau kesiapan serta kelancaran operasional pos-pos pengamanan yang tersebar di berbagai lokasi, seperti di kawasan Banyuwangi Kota (depan Masjid Agung Baiturrahman), serta beberapa pospam lain di Kecamatan Rogojampi, Gambiran, dan Genteng.

“Alhamdulillah, semua pospam dan layanan bagi pemudik yang kami kunjungi sudah siap melayani masyarakat. Petugas sigap, fasilitas memadai, dan koordinasi lintas sektor berjalan baik. Ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi,” ujar Wabup Mujiono.

Selain memantau pospam, Wabup Mujiono juga mengunjungi dua puskesmas, yakni Puskesmas Gitik dan Puskesmas Rogojampi. Ia memastikan bahwa tenaga medis siap melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan bahwa Pemkab Banyuwangi telah menyiagakan ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang ditempatkan di 12 pos pelayanan kesehatan (posyankes) yang tersebar di jalur utama mudik, lokasi wisata, serta pusat keramaian. Selain itu, 31 puskesmas, 13 rumah sakit, dan 62 klinik di seluruh wilayah Banyuwangi juga beroperasi 24 jam untuk mengantisipasi kebutuhan darurat masyarakat.

“Dari 12 posyankes yang disiapkan, 8 di antaranya terintegrasi dengan pos pengamanan (pospam) kepolisian di jalur arteri utama. Pos-pos ini akan beroperasi 24 jam nonstop selama periode mudik,” jelas Amir.

Sementara itu, empat pos pelayanan kesehatan lainnya disiagakan di destinasi wisata dan titik pemberhentian moda transportasi, seperti di Pantai Grand Watu Dodol (GWD), Pantai Pulau Merah, dan Bandara Banyuwangi. Pos-pos ini difokuskan untuk melayani wisatawan serta penumpang yang membutuhkan penanganan kesehatan ringan hingga sedang.

Dengan kesiapan yang optimal ini, Pemkab Banyuwangi berharap para pemudik dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik maupun balik Lebaran 2025. Wabup Mujiono juga menyampaikan bahwa fasilitas untuk pemudik, seperti buffer zone bagi pengendara yang membutuhkan tempat beristirahat atau mengantri sebelum menyeberang ke Bali, sudah disiapkan dengan baik.

“Kami berharap situasi tetap aman dan terkendali selama beberapa hari ke depan. Semua pihak telah berkoordinasi dengan baik untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Banyuwangi,” pungkas Wabup Mujiono.

Dengan persiapan yang matang dan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan pelayanan terbaik, diharapkan para pemudik dan wisatawan yang melintas di Banyuwangi dapat merasa aman, nyaman, dan lancar selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2025.