MALANG, Zona Malang – Dunia perfilman Indonesia berduka. Aktor legendaris Indonesia, Ray Sahetapy, telah meninggal dunia pada 1 April 2025 di usia 68 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui media sosial.
“Selamat jalan, Ayah. Almarhum meninggal dunia pada hari ini, jam 21.04 di RSPAD. Mohon maafkan beliau,” tulis Surya di media sosial, dikutip Zona Malang, Rabu (02/04/2025).
Ray Sahetapy merupakan salah satu aktor berpengaruh di dunia perfilman Indonesia. Selama karirnya yang dimulai sejak tahun 1980, ia telah membintangi lebih dari 80 film, 16 serial, dan satu film pendek. Dedikasi serta kemampuan aktingnya membuatnya dikenal sebagai salah satu aktor terbaik dan ikonik di Indonesia.
Beberapa film terbaik yang dibintangi oleh Ray Sahetapy antara lain Dunia Mereka (2006), Identitas (2009), The Raid: Redemption (2011), 2014: Siapa di Atas Presiden (2015), dan Sebelum Iblis Menjemput (2018). Dalam setiap perannya, Ray Sahetapy selalu menunjukkan kematangan dan kedalaman akting yang luar biasa.
Dunia Mereka (2006) menjadi salah satu film yang menandai comeback Ray Sahetapy setelah sempat vakum. Aktingnya yang mendalam membuktikan relevansinya di dunia perfilman Indonesia. Dalam Identitas (2009), Ray memerankan pria misterius yang bekerja di kamar mayat, berhasil menyampaikan tema eksistensial dan pencarian jati diri.
Pada The Raid: Redemption (2011), Ray Sahetapy berperan sebagai Tama Riyadi, raja narkotika. Penampilannya sebagai antagonis yang kejam mendapat pujian dari kritikus internasional. Sementara itu, dalam 2014: Siapa di Atas Presiden (2015), Ray memerankan Bagas Notolegowo, politikus ambisius, dan meraih penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji di Festival Film Bandung 2015.
Salah satu peran ikonik lainnya adalah dalam film Sebelum Iblis Menjemput (2018), di mana Ray berperan sebagai Lesmana, pengusaha yang terikat perjanjian dengan kekuatan gelap. Aktingnya yang penuh misteri semakin menambah nuansa horor yang mencekam.
Selain dikenal sebagai aktor berbakat, Ray Sahetapy juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan berdedikasi tinggi dalam dunia seni peran. Warisan karya-karyanya akan selalu dikenang dan menginspirasi generasi berikutnya.
“Selamat jalan, Ray Sahetapy. Dunia perfilman Indonesia kehilangan salah satu talenta terbaiknya,” ungkap seorang pengamat film.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi industri perfilman Indonesia. Namun, warisan dan pengaruhnya akan terus dirasakan oleh generasi mendatang. Sosok Ray Sahetapy akan selalu dikenang sebagai salah satu aktor terbaik dan ikonik di Indonesia.







