MALANG, Zona Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi kediaman H. Wahyudi (71), salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi longsor yang terjadi di kawasan Cangar, Mojokerto. H. Wahyudi merupakan salah satu dari tujuh anggota keluarga asal Desa Kloposepuluh, Kabupaten Sidoarjo, yang dinyatakan meninggal dalam peristiwa memilukan tersebut.
Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah menyampaikan duka cita yang mendalam dan mendoakan agar seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Pertama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini. Dan saat ini, kita berada di rumah duka almarhum Bapak H. Wahyudi,” ujar Khofifah, Sabtu (5/4/2025).
Diketahui, H. Wahyudi bersama enam anggota keluarganya berada dalam satu mobil jenis Toyota Innova saat kejadian. Mereka tengah dalam perjalanan silaturahmi Lebaran menuju rumah besan. “Tentu kita semua mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Mudah-mudahan semuanya dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah, seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan semua khilafnya diampuni oleh-Nya,” ucap Khofifah dengan haru.
Selain menyampaikan doa untuk para korban, Gubernur Khofifah juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan. “Kami juga menyampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi keikhlasan, kekuatan, dan terus mendoakan almarhum dan almarhumah yang telah berpulang,” tambahnya.
Peristiwa longsor di kawasan Cangar, Mojokerto diketahui telah merenggut 10 nyawa. Selain tujuh korban yang merupakan satu keluarga dalam mobil Innova, tiga korban lainnya adalah penumpang mobil pick-up yang juga tertimpa material longsoran.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi, identifikasi korban, serta bantuan bagi keluarga yang terdampak berjalan dengan cepat dan tepat. Khofifah menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan dan pendampingan yang maksimal bagi keluarga korban.
“Kami akan memastikan bahwa proses evakuasi, identifikasi, dan pemakaman jenazah korban berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga akan memberikan bantuan dan pendampingan yang dibutuhkan oleh keluarga korban,” ungkap Khofifah.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab terjadinya longsor di kawasan Cangar. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.
“Kami akan melakukan kajian mendalam dan mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Khofifah.
Sementara itu, keluarga korban mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah. Mereka berharap agar proses pemakaman dan pengurusan jenazah dapat berjalan dengan lancar.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan Ibu Gubernur. Ini memberikan semangat bagi kami untuk tetap tabah dan ikhlas dalam menghadapi musibah ini,” ujar salah satu anggota keluarga korban.
Peristiwa tragis ini tentunya menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Namun, dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan keluarga korban dapat melewati masa-masa sulit ini dengan lebih kuat dan tetap bersyukur.







