MALANG, Zona Malang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Internasional Hamad, Doha, Qatar, pada Sabtu malam pukul 21.13 waktu setempat atau pukul 01.13 WIB. Kedatangan Presiden Prabowo di Doha merupakan lanjutan dari rangkaian lawatan luar negeri usai kunjungan resmi ke Kairo, Mesir.
Presiden Prabowo tampak mengenakan jas dan peci hitam. Ia disambut secara resmi oleh pasukan kehormatan Qatar, Qatar Amiri Guard, serta oleh Menteri Kebudayaan Qatar, Sheikh Abdulrahman bin Hamad bin Jassim bin Hamad Al Thani.
Usai penyambutan di bandara, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju salah satu hotel di Doha untuk beristirahat. Ia tiba di hotel pada pukul 21.30 waktu setempat dan mendapat sambutan hangat dari puluhan warga negara Indonesia (WNI) yang telah menanti. Para penyambut terdiri dari staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat Indonesia di Qatar.
Dalam lawatan kali ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Sementara itu, sejumlah tokoh turut hadir menyambut kedatangan Presiden Prabowo di Doha. Mereka adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Hadir pula Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, Duta Besar RI untuk Qatar Ridwan Hassan, serta Atase Pertahanan KBRI Doha Kolonel Tengku Sony Sonatha.
Presiden Prabowo dijadwalkan memulai rangkaian kegiatan resmi di Doha pada Minggu, 13 April 2025. Kehadiran Presiden Prabowo di Doha diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Menteri Kebudayaan Qatar, Sheikh Abdulrahman bin Hamad bin Jassim bin Hamad Al Thani, menyambut kedatangan Presiden Prabowo dengan antusias. Ia mengatakan, “Kami sangat senang menyambut Presiden Prabowo di Doha. Kami berharap kunjungan ini dapat memperdalam kerja sama antara Indonesia dan Qatar di berbagai sektor, terutama di bidang budaya dan pariwisata.”
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Qatar, Ridwan Hassan, menyatakan, “Kunjungan Presiden Prabowo ke Doha merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar. Kami akan bekerja sama erat dengan pemerintah Qatar untuk mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan.”
Presiden Prabowo sendiri menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat Qatar. Ia berharap, kunjungan ini dapat membuka peluang baru bagi kedua negara untuk saling berkolaborasi dalam berbagai bidang, terutama ekonomi dan investasi.
Selama berada di Doha, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, serta menghadiri berbagai acara dan pertemuan dengan pejabat pemerintah Qatar dan perwakilan komunitas bisnis. Diharapkan, kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Qatar, serta membuka peluang baru bagi kedua negara untuk saling menguntungkan.







