Beasiswa Bagi Putra-Putri Buruh, Gubernur Beri Dukungan

MALANG, Zona Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh, terutama mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Pimpin Peringatan Hari Buruh Internasional

Khofifah menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menyiapkan 10.000 kuota pelatihan sekaligus sertifikasi bagi para korban PHK. Hal ini dilakukan agar para buruh tetap dapat mengakses pekerjaan yang layak dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara semua tetap bisa mengakses pekerjaan yang layak dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Khofifah yang disambut antusias ribuan buruh di Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis (1/5/2025).

Selain itu, Khofifah juga mengumumkan program beasiswa untuk putra-putri buruh yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA dan SMK swasta. Setiap sekolah akan menerima 10 siswa penerima beasiswa, dengan total target penerima mencapai 30.000 siswa.

“Ini sekaligus kado untuk Hari Pendidikan yang jatuh pada 2 Mei besok,” ungkapnya yang kembali mendapat riuh gembira dari para buruh.

Aksi peringatan Hari Buruh Internasional ini terpantau aman, lancar, dan terkendali. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan pejabat tinggi lainnya.

Di akhir sambutannya, Khofifah berdoa agar anak-anak para buruh kelak bisa menjadi orang sukses di berbagai bidang, termasuk menjadi dokter, anggota TNI/Polri, dan tokoh-tokoh penting bangsa.

“Semoga anak-anak panjenengan semua bisa sukses. Yang ingin jadi polisi, dokter, tentara, insyaallah bisa tercapai. Amin,” tutup Khofifah yang diamini para buruh.

Usai mendengar sambutan dan menikmati hiburan musik, ribuan buruh membubarkan diri dengan tertib dan menuju ke Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo untuk melanjutkan aksinya.

Kepemimpinan Gubernur Khofifah dalam memperingati Hari Buruh Internasional menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan para buruh. Program-program yang dicanangkan, seperti pelatihan, sertifikasi, dan beasiswa, diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para buruh yang terdampak PHK untuk dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Selain itu, doa Khofifah agar anak-anak para buruh dapat menjadi orang sukses di berbagai bidang juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi penerus. Dengan dukungan pemerintah, diharapkan para buruh dan keluarganya dapat terus berjuang untuk mencapai kesuksesan dan menjadi bagian penting dari pembangunan Jawa Timur.