Terungkap! Aksi Manis IHSG di Akhir Pekan, Sentuh Level Tertinggi

MALANG, Zona Malang – Bursa saham Indonesia berhasil menutup perdagangan akhir pekan ini dengan kabar gembira. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 0,94 persen atau 66 poin ke level 7.106 pada Jumat (16/5/2025).

Kenaikan IHSG ini ditopang oleh kinerja apik sejumlah sektor unggulan, terutama sektor finansial, energi, dan infrastruktur. Sebanyak 344 saham mengalami kenaikan harga, mengungguli 306 saham yang terkoreksi, sementara 310 saham lainnya bergerak stagnan.

Menurut Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia, penguatan IHSG kali ini didorong oleh sentimen positif dari investor asing. Tercatat, aliran modal asing atau net buy saham mencapai Rp809,86 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing adalah BMRI, GOTO, ANTM, BREN, dan TLKM.

Sepanjang perdagangan hari ini, volume saham yang berpindah tangan mencapai 25,10 miliar lembar, dengan frekuensi perdagangan yang aktif sebanyak 1.296.000 kali transaksi. Total nilai perdagangan tercatat sebesar Rp14,93 triliun, dan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) kini mencapai Rp12.318 triliun.

Di sisi lain, bursa saham Asia menunjukkan tren yang bervariasi pada penutupan perdagangan hari ini. Minimnya katalis baru setelah euforia kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok mulai mereda menjadi salah satu faktornya.

Meskipun demikian, Tim Phillip Sekuritas mencatat bahwa secara keseluruhan, minggu ini menjadi periode yang cukup positif bagi pasar saham global. Sentimen positif datang dari meredanya ketegangan perang dagang AS-Tiongkok.

“Investor menyambut baik gencatan senjata dalam perang dagang AS-Tiongkok, yang mengurangi kemungkinan resesi global. Namun, investor tetap berhati-hati karena masih ada ketidakpastian global yang cukup besar,” pungkas Tim Phillip Sekuritas dalam analisis penutupannya.

Penguatan IHSG ini juga didukung oleh kinerja positif sejumlah sektor unggulan. Saham-saham di sektor finansial, energi, dan infrastruktur tercatat mengalami kenaikan harga paling tinggi. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menopang peningkatan IHSG.

Selain itu, aliran modal asing atau net buy saham yang mencapai Rp809,86 miliar juga turut mendorong penguatan IHSG. Investor asing terlihat antusias membeli saham-saham seperti BMRI, GOTO, ANTM, BREN, dan TLKM.

Meskipun bursa saham Asia secara umum menunjukkan tren bervariasi, namun secara keseluruhan, minggu ini menjadi periode yang cukup positif bagi pasar saham global. Hal ini tidak terlepas dari meredanya ketegangan perang dagang antara AS dan Tiongkok, yang mengurangi kemungkinan resesi global.