Unnofest 6 Ubaya: Lahirkan Startup Teknologi Masa Depan?

MALANG, Zona Malang – Ubaya Innovaction Festival (Unnofest) kembali hadir untuk yang keenam kalinya, menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) untuk unjuk gigi dalam berkreasi dan berinovasi. Acara yang diinisiasi oleh Ubaya Innovaction Hub (UIH) ini bertujuan untuk mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa, menciptakan inovasi dan teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Festival ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi platform bagi mahasiswa untuk belajar, berjejaring, dan mengembangkan potensi diri di bidang bisnis dan teknologi. Unnofest Vol. 6 kali ini memilih Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Kampus Ubaya Tenggilis sebagai lokasi penyelenggaraan, memberikan atmosfer yang dinamis dan inspiratif bagi para peserta dan pengunjung.

Kopi Latte Spirulina-Beetroot: Inovasi Antioksidan dari Mahasiswa Ubaya

Salah satu inovasi menarik yang menjadi sorotan dalam Unnofest kali ini adalah kopi latte kaya antioksidan yang terbuat dari spirulina dan beetroot. Minuman unik ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya. Tim inovator yang terdiri dari Benedictus Kevin, Melinda Surya, Richard Meaven, Felicia Gunawan, Jonathan Winston dari Fakultas Teknobiologi, serta Evelyne Elizabeth dan Lea Christa dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya ini berhasil menciptakan produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Melinda Surya Sutedjo, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa ide pembuatan kopi latte ini muncul dari mata kuliah food process di Fakultas Teknobiologi. “Kita dapat inovasi ini dari salah satu mata kuliah di Teknobiologi tentang food process,” ujarnya.

HueHaus: Bukti Nyata Inovasi yang Diminati Pasar

Kopi latte inovatif ini diberi nama HueHaus, dan ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari pengunjung Unnofest. Melinda mengungkapkan bahwa selama dua hari pameran, lebih dari 100 botol HueHaus berhasil terjual. “Satu hari kami targetkan laku terjual 50. Ternyata melebihi,” ungkap Melinda dengan bangga. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi yang diciptakan oleh mahasiswa Ubaya ini tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga memiliki potensi pasar yang besar. Keberhasilan HueHaus ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Ubaya mampu menciptakan produk-produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan dan tren pasar saat ini.

Ubaya Siap Dukung Komersialisasi Produk Inovatif Mahasiswa

Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT, menyampaikan apresiasinya atas kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa Ubaya dalam Unnofest Vol. 6 ini. Beliau mengungkapkan bahwa dari 70 produk kewirausahaan karya mahasiswa Ubaya, sebanyak 51 produk berhasil lolos seleksi oleh Ubaya Innovaction Hub (UIH). “Mari jadikan Unnofest ke enam ini sebagai ajang cipta kreativitas dan inovasi baru di kalangan mahasiswa. Semoga banyak karya baru yang sangat laku di pasar,” ujar Benny Lianto. Beliau juga menegaskan bahwa Ubaya siap memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa untuk mengembangkan produk-produk inovatif mereka hingga tahap komersialisasi. Dukungan ini meliputi pendanaan, pelatihan, mentoring, dan akses ke jaringan bisnis yang luas.

MiriCanvas: Platform Digital untuk Desainer Muda Berkreasi

Selain pameran produk, Unnofest Vol. 6 juga menghadirkan talkshow inspiratif dengan berbagai narasumber ahli di bidang bisnis dan teknologi. Salah satunya adalah MiriCanvas, platform digital yang mendukung mahasiswa berwirausaha di bidang desain grafis. Irenna Elizabeth S.Ak., MBA, selaku Partnership Development Manager MiriCanvas, menjelaskan bahwa MiriCanvas siap mendukung mahasiswa berkreasi dengan menggandeng teknologi Artificial Intelligence (AI). “MiriCanvas siap memfasilitasi presentasi. Melalui AI dalam 1 hingga 2 menit, presentasi langsung jadi,” ungkapnya. Lebih lanjut, Irenna juga menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya bisa menggunakan MiriCanvas sebagai pengguna, tetapi juga bisa menjadi kontributor dengan mengunggah karya mereka dan mendapatkan royalti.

Cakep: Ceriakan Aksi, Koneksi, Experience, dan Profitmu

Unnofest Vol. 6 menampilkan beragam karya wirausaha mahasiswa Ubaya, mulai dari makanan dan minuman, hingga produk fesyen seperti kaos, obi belt, tas, gantungan kunci, dan photobooth. Acara yang bertajuk “Cakep” yang merupakan akronim dari Ceriakan Aksi, Koneksi, Experience, dan Profitmu ini, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa enterpreneurship mereka. Unnofest merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ubaya sebagai wujud komitmen untuk mendukung inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Dengan adanya Unnofest, diharapkan semakin banyak mahasiswa Ubaya yang terinspirasi untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.