Jangan Sampai Salah! Begini Cara Jitu Simpan Daging Kurban Biar Gak Cepat Busuk

MALANG, Zona Malang – Momen Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya daging kurban di setiap rumah. Namun, penting untuk diingat bahwa keamanan dan kesehatan daging yang akan dikonsumsi harus menjadi prioritas utama. Agar daging kurban yang diterima tetap aman disantap dan tidak menimbulkan masalah kesehatan, ada beberapa tips penyimpanan dan pengolahan yang perlu diperhatikan dengan seksama. Dokter sekaligus Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen, memberikan saran-saran berharga untuk memastikan daging kurban tetap berkualitas hingga disantap. Tips-tips ini sangat relevan untuk diterapkan oleh masyarakat luas, mengingat potensi risiko kesehatan yang bisa timbul akibat penyimpanan dan pengolahan daging yang tidak tepat. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Aman

Menurut Tan Shot Yen, daging kurban memiliki potensi untuk bertahan hingga tiga bulan lamanya jika disimpan dengan cara yang benar. Kunci utama adalah membagi daging ke dalam porsi-porsi kecil sebelum dimasukkan ke dalam lemari es atau freezer. Pembagian ini memiliki beberapa keuntungan. Pertama, memudahkan proses memasak karena porsi yang dibutuhkan sudah siap. Kedua, mencegah pemborosan karena daging tidak perlu dihabiskan sekaligus dalam waktu singkat. Ketiga, membantu menjaga kualitas daging karena proses pembekuan dan pencairan berulang dapat menurunkan kualitasnya. Selain itu, penting untuk memastikan daging disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah freezer burn dan menjaga kelembapan daging. Dengan penyimpanan yang tepat, Anda bisa menikmati daging kurban dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa khawatir akan kualitasnya.

Mencuci Daging Kurban: Perlu atau Tidak?

Kebiasaan mencuci daging sebelum dimasak seringkali menjadi perdebatan di kalangan ahli gizi. Tan Shot Yen menjelaskan bahwa mencuci daging dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang di area dapur. Air cucian yang menyiprat berpotensi menyebarkan bakteri dari daging mentah ke permukaan lain di dapur, seperti peralatan masak, meja, atau bahkan makanan lain. Namun, jika Anda tetap merasa perlu mencuci daging, pastikan untuk membersihkan area dapur secara menyeluruh setelahnya. Gunakan disinfektan untuk membersihkan permukaan yang mungkin terkena cipratan air cucian. Untuk daging kambing, Tan Shot Yen menyarankan alternatif yang lebih baik, yaitu tidak mencucinya dengan air mengalir. Sebagai gantinya, gunakan nanas atau air asam untuk mengurangi bau prengus yang khas pada daging kambing. Enzim yang terkandung dalam nanas dan air asam dapat membantu melunakkan daging dan menghilangkan bau tidak sedap.

Rahasia Mengolah Daging Kurban yang Sehat dan Lezat

Tidak hanya cara menyimpan, cara mengolah daging kurban juga memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan. Tan Shot Yen sangat merekomendasikan penggunaan rempah-rempah alami dalam setiap masakan daging kurban. Rempah-rempah seperti kayu manis, kunyit, cengkeh, dan jahe tidak hanya menambah cita rasa yang kaya dan kompleks pada masakan, tetapi juga berperan sebagai antioksidan alami. Antioksidan ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, Tan Shot Yen menyarankan untuk membatasi penggunaan bumbu olahan seperti saus botolan dan kecap. Bumbu olahan seringkali mengandung bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan yang kurang baik untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Dengan beralih ke rempah-rempah alami, Anda tidak hanya mendapatkan rasa yang lebih autentik, tetapi juga manfaat kesehatan yang lebih besar.

Hindari Cara Masak yang Kurang Sehat

Selain penggunaan bumbu alami, Tan Shot Yen juga mengingatkan untuk menghindari cara masak yang kurang sehat, seperti membakar dan menggoreng. Proses membakar daging dapat menghasilkan senyawa karsinogenik yang berpotensi meningkatkan risiko kanker. Sementara itu, menggoreng daging dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan. Sebagai alternatif, Tan Shot Yen menyarankan untuk mengolah daging dengan cara merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun. Cara-cara ini dapat mempertahankan nutrisi dalam daging dan mengurangi risiko paparan zat-zat berbahaya. Dengan memilih cara masak yang lebih sehat, Anda dapat menikmati daging kurban tanpa rasa khawatir dan tetap menjaga kesehatan tubuh.

Siapa Itu Tan Shot Yen?

Sebagai informasi tambahan, Dokter Tan Shot Yen adalah seorang ahli gizi masyarakat yang lahir di Beijing pada 17 September 1964. Ia dikenal sebagai pendiri Dr Tan Wellbeing Clinics and Remainlay Special Needs’ Health, sebuah klinik yang fokus pada kesehatan dan kesejahteraan individu dengan kebutuhan khusus. Dedikasinya dalam bidang gizi dan kesehatan masyarakat telah menginspirasi banyak orang untuk hidup lebih sehat dan berkualitas.

Dengan menerapkan tips-tips dari Tan Shot Yen, diharapkan masyarakat dapat menikmati daging kurban dengan aman, sehat, dan lezat. Selamat Hari Raya Idul Adha!