Luar Biasa! 3 Atlet Karate Asal Malang Borong 9 Medali di Ajang Internasional, Ketua Gabdika Jatim Sekaligus Kritik Wasit Lokal

MALANG – Tiga atlet karate dari Gabungan Beladiri Karate-Do Indonesia (Gabdika) Shito Ryu Kai Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. Dalam ajang International Asia-Pacific Karate Championship yang baru saja berakhir, ketiganya sukses memborong total sembilan medali, sebuah pencapaian yang dipersembahkan sebagai kado terindah untuk Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Gabdika Jatim, KH. Joehari Salam, dalam keterangannya pada Senin (4/8) hari ini, menyampaikan rasa syukur dan bangganya yang luar biasa. Ia menyoroti semangat juang ketiga atlet asal Malang Raya tersebut, yaitu Ganes Danastri Pratista Aura, M. Rojul Uzzi, dan M. Rizalu Khudzifa.

“Bisa dibayangkan betapa gigih dan semangat juang mereka. Hanya dengan tiga atlet, bisa memperoleh sembilan medali, baik emas, perak, maupun perunggu, di ajang yang diikuti 900 atlet dari 12 negara,” tegas pria yang akrab disapa Abah Joe tersebut.

Di balik euforia kemenangan ini, Abah Joe juga menyampaikan sebuah kritik tajam. Ia memuji objektivitas dan sportivitas para wasit dan juri internasional yang memimpin pertandingan. Menurutnya, hal ini sangat kontras dengan kondisi di banyak kejuaraan daerah.

“Wasit/Juri Internasional sangat obyektif dan sportif. Yang kami sesalkan, wasit-juri di daerah-daerah biasanya selalu memenangkan anak didiknya atau dari Ryu-nya (alirannya) meskipun jauh lebih bagus lawan-lawannya. Itu yang membuat atlet-atlet negeri ini sulit menang jika berlaga di event internasional,” tukasnya.

Terlepas dari kritik tersebut, ia menegaskan bahwa prestasi ini adalah murni buah kerja keras para atlet, pelatih, dan pengurus. Ia secara khusus mendedikasikan pencapaian ini untuk bangsa Indonesia yang akan merayakan hari kemerdekaannya.

“Keberhasilan dan prestasi ini kami persembahkan sebagai kado terindah buat HUT RI yang ke-80. Salam cinta NKRI!” ucapnya penuh semangat.

Kejuaraan International Asia-Pacific Karate Championship sendiri digelar di Tangerang Selatan dari 1 hingga 3 Agustus 2025 dan diikuti oleh negara-negara kuat seperti Jepang, Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Prestasi yang diraih oleh ketiga atlet asal Malang ini menjadi bukti bahwa talenta lokal mampu bersinar di panggung dunia jika diberi kesempatan dalam kompetisi yang adil dan sportif.