Dalam Dua Pekan, Atlet Lompat Jangkit Asal Malang Farrel Wijayanto Sabet Perak Kejurnas dan Emas POMNAS

Atlet lompat jangkit andalan Kota Malang, Farrel Wijayanto, menunjukkan performa gemilang di kancah nasional dengan berhasil meraih dua medali dari dua kejuaraan berbeda dalam rentang waktu hanya dua pekan. Prestasi ini membuktikan ketangguhan fisik dan mental mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) tersebut.

Setelah berhasil menyabet medali perak di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2025, Farrel menyempurnakan pencapaiannya dengan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 yang digelar di Semarang beberapa waktu lalu.

Farrel mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya adalah memaksimalkan waktu jeda yang hanya 15 hari di antara kedua kompetisi. Untuk menjaga performanya tetap di puncak, ia menjalani latihan intensif sebanyak dua kali sehari, dengan durasi tiga jam per sesi. “Sebisa mungkin saya mengatur jangka waktu latihan agar performa tetap terjaga,” katanya.

Tantangan yang dihadapinya tidaklah mudah. Seusai Kejurnas Atletik, atlet berusia 20 tahun ini sempat mengalami masalah pada bagian engkel dan lutut. Ia pun fokus pada proses pemulihan (recovery) dengan rutin menggunakan tapping dan melakukan massage setelah latihan untuk mengatasi kendala tersebut.

Dengan persiapan matang dan bekal podium di sejumlah ajang sebelumnya, Farrel tampil percaya diri di POMNAS. Ia berhasil menjadi yang terbaik di nomor lompat jangkit dengan catatan jarak 14 meter 70 centimeter. “Mungkin karena ini nomor inti saya, sudah tiga tahun turun di lompat jangkit jadi bisa raih hasil maksimal,” ujar mahasiswa jurusan Manajemen Pemasaran itu.

Kisah perjuangan Farrel Wijayanto ini menjadi sebuah inspirasi penting bagi Anda, khususnya para atlet muda. Prestasinya membuktikan bahwa bakat saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Dibutuhkan kerja keras yang konsisten, manajemen pemulihan cedera yang cerdas, serta daya juang tinggi untuk dapat tampil maksimal di bawah tekanan jadwal yang padat. Kegigihan Farrel menjadi contoh nyata bahwa dengan dedikasi dan persiapan yang tepat, prestasi puncak bukanlah hal yang mustahil untuk diraih.