Jakarta – Dunia pencarian online bakal makin sengit! OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, bersiap meluncurkan SearchGPT untuk bersaing langsung dengan raksasa Google Search.
Dikonfirmasi lewat wawancara dengan The Verge, OpenAI memastikan kehadiran SearchGPT. Langkah ini diprediksi bakal menggoyang dominasi Google yang selama bertahun-tahun menjadi raja mesin pencari.
“Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, muncul produk yang bisa mengancam posisi Google Search sebagai pusat web, termasuk SearchGPT dari OpenAI,” ungkap The Verge dalam podcastnya.
Meski Google masih mendominasi pasar dan meraup untung besar, kehadiran SearchGPT bisa jadi tantangan serius. Apalagi, OpenAI punya keunggulan teknologi AI yang sudah terbukti dengan ChatGPT.
Yang menarik, SearchGPT diisukan akan berkolaborasi dengan Apple Inc. Jika benar, ini bisa jadi ‘senjata’ Apple untuk bersaing dengan Microsoft (Bing) dan Google di pasar pencarian.
Namun, OpenAI masih punya pekerjaan rumah besar. Google sudah terlanjur melekat dalam keseharian masyarakat. Butuh waktu lama untuk menggeser posisinya.
“OpenAI mungkin unggul dalam teknologi, tapi butuh belasan tahun untuk menggantikan Google Search,” tulis artikel tersebut.
Terlepas siapa yang bakal menang, satu hal pasti: cara kerja web lama sudah tidak relevan. Kita butuh aturan, norma, dan ide baru tentang bagaimana internet seharusnya bekerja.
Bagaimana menurut Anda? Apakah SearchGPT bakal jadi ‘boom’ teknologi berikutnya?







