MALANG, Zona Malang – Vivo dikabarkan tengah menyiapkan varian terbaru dari flagship-nya, yang membawa setup kamera lebih superior lewat vivo X200 Ultra. Rumor terkait kehadirannya pun sudah mulai bermunculan sejak beberapa pekan terakhir.
Dari rumor terbaru, disebutkan bahwa setup kamera vivo X200 Ultra dibuat berbeda – lengkap dengan modul kamera yang semakin bongsor. Seperti yang diketahui, alasan baik vivo X200 Pro maupun Xiaomi 15 Ultra mengusung modul kamera sangat besar adalah karena sejumlah sensor berukuran besar yang disematkan ke dalamnya, terutama sensor ISOCELL HP9 200MP yang dimanfaatkan sebagai sensor telephoto periskop.
Kabarnya, sensor ini tetap disematkan ke vivo X200 Ultra. Yang berbeda adalah bagaimana vivo menggunakan sensor ultra-wide maupun sensor utamanya, dengan focal length berbeda. Saat ini, rata-rata sensor utama smartphone hadir dengan focal length kisaran 26-28mm. Namun, kabarnya vivo X200 Ultra bakal hadirkan focal length 35mm untuk sensor utamanya.
Rumor terkait penggunaan focal length yang unik satu ini, dibocorkan oleh akun Weibo DigitalChatStation yang dikenal dengan akurasi tingginya. Dalam sebuah unggahan, disebutkan bahwa sensor ultra-wide pada kamera vivo X200 Ultra bakal naik kelas, tidak tanggung-tanggung, dibuat sama seperti sensor utamanya yang menggunakan Sony LYT-818.
Dengan begitu, sensor ultra-wide bakal dimanfaatkan untuk berikan focal length 14mm sampai 28mm. Sementara sensor utamanya, dimulai dari 35mm atau sekitar 1,5x zoom, hingga 50mm untuk kualitas lebih baik. Hal ini membuat vivo X200 Ultra bisa berikan kualitas gambar terbaik dalam hampir semua focal length paling umum dalam dunia fotografi, sampai 135mm dengan sensor telefotonya.
Selain sistem kamera yang diperbarui, juga disebutkan jika vivo X200 Ultra bakal dilengkapi dengan banyak opsi filter baru, yang tentunya membuat flagship vivo terbaru satu ini menjadi favorit terutama di kalangan pengguna muda. Langkah serupa sudah diterapkan pada vivo V50 5G yang sudah debut resmi, memberikan opsi foto dengan bingkai ala kamera instan, dengan beragam pilihan bingkai dan filter warna berbeda.
Pendekatan vivo, sangat berbeda dengan apa yang sudah OPPO terapkan lewat flagship OPPO Find X8 Pro. Alih-alih gunakan satu sensor telefoto berukuran besar, OPPO memilih untuk sematkan dua sensor telefoto lebih kecil, dengan masing-masing berikan kemampuan pembesaran optikal 3x dan 6x. Pendekatan ini, memungkinkan OPPO untuk hadirkan flagship dengan tonjolan kamera lebih ramping, sehingga keseluruhan smartphone terlihat lebih stylish.
Selain konfigurasi kamera, juga mulai muncul bocoran terkait desain perangkat purwarupa alias prototype dari vivo X200 Ultra. Dalam sebuah gambar, terlihat modul kamera yang semakin besar dan tegas. Lengkap dengan permukaan bodi belakang yang tampil dalam balutan warna merah, serta tombol baru di sisi samping kanan bawah perangkat – diindikasikan sebagai tombol shutter kamera, mengikuti langkah Apple dan OPPO.
Belum ada informasi lebih detail terkait ketebalan atau bobot vivo X200 Ultra. Namun dari gambar yang sudah bermunculan, besar kemungkinan akan lebih bongsor dibandingkan vivo X200 Pro. Sebuah hal yang lumrah, mengingat sensor ultra-wide semakin besar, serta sensor utamanya yang juga memerlukan ruang lebih lega untuk memberikan focal length 35mm.
Saat ini, vivo telah hadirkan seri X200 yang tersedia dalam opsi standar maupun versi Pro. Sayangnya, vivo X200 Pro mini yang tidak kalah menarik ketika debut di Beijing akhir tahun lalu, tak kunjung tersedia untuk pasar global. Sehingga opsi smartphone flagship dalam bodi lebih kompak masih tergolong sangat sedikit.







