Lindungi Anak Indonesia, Pakar Psikologi Apresiasi Gerakan PP Tunas

MALANG, Zona Malang – Pakar psikologi dan pendidikan dari Universitas Indonesia (UI), Prof Rose Mini Agoes Salim, mengapresiasi upaya pemerintah yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak Indonesia agar tidak terpapar pengaruh negatif media sosial melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Menurut Prof Rose Mini, pemerintah sudah turun tangan dan sangat memperhatikan peran para orang tua dan pendidik untuk melihat perkembangan kemajuan anak-anak Indonesia, serta agar tidak terpapar hal-hal negatif internet terutama media sosial (medsos). “Kita harus berterima kasih karena pemerintah sudah turun tangan dan sangat memperhatikan peran para orang tua dan pendidik untuk melihat perkembangan kemajuan anak-anak Indonesia, serta agar tidak terpapar hal-hal negatif internet terutama media sosial (medsos),” katanya.

Prof Rose Mini mengungkapkan, saat ini Indonesia tercatat sebagai negara ke-4 terbesar yang mengalami masalah pelecehan seksual melalui medsos. Selain itu, terdapat 5,5 juta anak-anak di Indonesia yang terpapar video pornografi sehingga harus diwaspadai oleh masyarakat. Menurutnya, hal tersebut dapat menimbulkan sejumlah masalah bagi anak-anak seperti gangguan kognitif, sosial, dan emosi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) pada Jumat (28/3/2025). PP Tunas tersebut memiliki lima poin utama, yaitu: pertama, platform digital wajib memastikan perlindungan anak lebih utama daripada kepentingan komersialisasi; kedua, platform digital dilarang profiling data anak; ketiga, ada batasan usia yang berlaku, dan pengawasan dari sistem platform digital terhadap pembuatan akun; keempat, platform digital dilarang menjadikan anak-anak komoditas; serta kelima, ada sanksi tegas bagi platform digital yang melanggar.

Dengan adanya PP Tunas ini, Prof Rose Mini berharap agar anak-anak Indonesia dapat terlindungi dari dampak negatif media sosial dan internet. Menurutnya, peran orang tua dan pendidik juga sangat penting dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak dalam penggunaan media digital.

“Saya sangat mendukung kebijakan pemerintah melalui PP Tunas ini. Ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya media sosial dan internet. Namun, peran orang tua dan pendidik juga sangat penting dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Prof Rose Mini.

Ia menambahkan, selain pengawasan dari pemerintah, masyarakat juga harus turut berperan aktif dalam menjaga dan melindungi anak-anak Indonesia dari dampak negatif media digital. Masyarakat dapat membantu dengan cara melaporkan konten-konten yang berbahaya bagi anak-anak, serta mendukung program-program perlindungan anak yang dijalankan oleh pemerintah.

“Kita semua harus bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak Indonesia. Bukan hanya pemerintah, tapi juga peran orang tua, pendidik, dan masyarakat secara luas. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memastikan anak-anak kita tumbuh dan berkembang dengan sehat, baik secara fisik maupun mental,” tegas Prof Rose Mini.

Selain itu, Prof Rose Mini juga menekankan pentingnya edukasi bagi anak-anak dan orang tua terkait penggunaan media digital yang bijak dan aman. Menurutnya, anak-anak perlu diajarkan untuk menggunakan media sosial dan internet dengan benar, serta memahami risiko-risiko yang mungkin muncul.

“Edukasi bagi anak-anak dan orang tua juga sangat penting. Mereka perlu memahami cara menggunakan media digital dengan bijak dan aman. Anak-anak harus diajarkan untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan internet, serta memahami bahaya-bahaya yang mungkin muncul. Dengan begitu, kita dapat meminimalisir dampak negatif media digital bagi anak-anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Prof Rose Mini juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas upaya-upaya yang telah dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia. Ia berharap agar PP Tunas dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Indonesia.

“Saya mengapresiasi upaya pemerintah dalam menerbitkan PP Tunas ini. Ini merupakan langkah yang sangat penting untuk melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya media digital. Saya berharap agar PP Tunas ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Indonesia,” tutup Prof Rose Mini.