MALANG, Zona Malang – Kabar baik untuk masyarakat Indonesia, khususnya keluarga yang membutuhkan bantuan dari pemerintah. Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode April 2025.
Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera di tengah tantangan ekonomi saat ini. Yang menarik, kini masyarakat bisa mengecek status penerimaan bansos hanya dengan bermodalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Pemerintah telah menyediakan dua cara mudah untuk mengetahui apakah seseorang termasuk dalam daftar penerima bansos tersebut. Kedua cara tersebut bisa dilakukan baik melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial (Kemensos) maupun melalui situs web resminya. Jadi, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor Dinas Sosial, cukup menggunakan smartphone atau komputer saja.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Resmi Cek BansosBagi masyarakat yang ingin mengecek status penerima bansos dengan lebih praktis dan cepat, bisa menggunakan aplikasi “Cek Bansos” yang disediakan oleh Kemensos. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Google Play Store. Berikut langkah-langkah lengkapnya:
- Buka Google Play Store, lalu unduh aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial.
- Setelah terinstal, buka aplikasinya, kemudian klik tombol “Buat Akun” untuk pendaftaran awal.
- Isi semua data diri dengan lengkap dan benar, mulai dari NIK KTP, nomor KK, nama lengkap, alamat sesuai KTP, dan nomor kontak pribadi yang masih aktif.
- Unggah foto KTP serta swafoto (selfie) sambil memegang KTP untuk keperluan verifikasi data.
- Setelah semua data terisi dan foto terunggah, klik “Buat Akun Baru”.
- Jangan lupa untuk cek email yang digunakan saat mendaftar, karena verifikasi akun akan dikirim ke sana. Setelah akun diverifikasi, bisa login langsung ke aplikasi.
- Masuk ke menu “Profil”, di sana bisa langsung melihat status penerimaan bansos.
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, maka informasi lengkap seperti jenis bantuan yang diterima, nama anggota keluarga, serta status dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan muncul.Cara Cek Bansos PKH April 2025 Lewat Website Resmi KemensosBagi masyarakat yang lebih nyaman menggunakan browser di smartphone atau komputer, cara kedua ini cocok untuk digunakan. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser dan kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih lokasi tempat tinggal mulai dari nama provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan data di KTP.
- Ketikkan kode captcha yang muncul pada layar untuk validasi keamanan.
- Klik tombol “Cari Data” dan tunggu beberapa saat.
- Jika namanya terdaftar sebagai penerima bantuan, maka akan muncul informasi seperti nama lengkap, usia, jenis bansos yang diterima, serta rincian lainnya.
- Namun jika namanya belum terdaftar, akan muncul pesan bertuliskan “Tidak Terdapat Peserta/PM”, yang artinya belum masuk dalam daftar penerima bansos saat ini.
Jadwal Pencairan Bansos PKH Tahun 2025Bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai penerima bansos, penting untuk mengetahui jadwal pencairannya. Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025 akan disalurkan dalam empat tahap selama satu tahun penuh, yaitu:
- Tahap 1: Januari hingga Maret 2025
- Tahap 2: April hingga Juni 2025
- Tahap 3: Juli hingga September 2025
- Tahap 4: Oktober hingga Desember 2025
Proses pencairan bantuan bisa dilakukan melalui beberapa metode, tergantung kebijakan yang berlaku. Penerima bantuan bisa mencairkan dana melalui bank-bank milik pemerintah atau Himbara, seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Selain itu, Kantor Pos juga tetap menjadi salah satu alternatif tempat pencairan bantuan sosial ini.
Jika menghadapi kendala saat pencairan dana atau statusnya belum muncul meskipun merasa memenuhi kriteria, jangan khawatir. Masyarakat bisa langsung menghubungi Dinas Sosial di wilayah domisili, atau juga bisa menyampaikan keluhan melalui layanan pengaduan resmi milik Kemensos. Pihak terkait akan membantu melakukan pengecekan ulang data dan memberikan solusi yang tepat.







