MALANG, Zona Malang – Proses keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci Mekah dan Madinah terus berlangsung dengan lancar. Berdasarkan data sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) hingga Kamis (8/5/2025) pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar 14.00 WIB, sebanyak 125 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Madinah.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 23,81 persen dari total 525 kloter telah mendarat dengan selamat. Adapun jumlah total jemaah haji Indonesia yang diterbangkan mencapai 48.628 orang, atau 23,92 persen dari total kuota 203.320 jemaah.
Menariknya, dari jumlah jemaah yang telah tiba, sebanyak 10.424 merupakan jemaah lansia. Artinya, sekitar 21,44 persen dari jemaah yang telah tiba adalah kelompok lanjut usia.
Pada hari ini, hingga pukul 10.00 WAS, telah diberangkatkan 10 kloter dengan total 3.875 jemaah, termasuk 873 jemaah lansia. Rangkaian keberangkatan dimulai dari Kloter SOC 24 (Solo) dengan pesawat Garuda Indonesia GA 6124 dan akan ditutup oleh SUB 22 (Surabaya) menggunakan Saudi Airlines SV 5253 yang dijadwalkan terbang pukul 21.00 WAS atau sekitar pukul 01.00 WIB.
Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Hj. Aisyah Amini, proses keberangkatan jemaah haji berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. “Kami terus berupaya memastikan seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan jemaah haji. “Ini merupakan kerja kolektif yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, dan juga masyarakat. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali dengan selamat,” harapnya.
Proses keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci Mekah dan Madinah akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memastikan seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan aman.
Salah satu jemaah haji asal Malang, Hj. Siti Khodijah, mengungkapkan rasa syukurnya dapat berangkat ke Tanah Suci. “Saya sangat bersyukur dapat menjalankan ibadah haji. Ini merupakan impian saya sejak lama, dan akhirnya terwujud. Saya berharap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali dengan selamat,” tuturnya.
Sementara itu, Hj. Siti Aminah, jemaah haji asal Surabaya, menyampaikan pesan kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kepada keluarga yang kami tinggalkan, tetaplah berdoa untuk keselamatan kami. Kami akan berusaha menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam perjalanan kami,” ujarnya.
Proses keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci Mekah dan Madinah akan terus dimonitor dan didukung oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali dengan selamat.







