Misteri di Balik Hari Kesehatan Tumbuhan Internasional

MALANG, Zona Malang – Setiap tanggal 12 Mei, dunia memperingati Hari Internasional Kesehatan Tumbuhan (IDPH). Peringatan ini merupakan wujud kepedulian global terhadap pentingnya menjaga kesehatan tanaman.

Menurut informasi yang dilansir dari laman resmi Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB dan National Today, peringatan tahunan ini dideklarasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran vital tumbuhan dalam menjamin ketahanan pangan, kesehatan manusia, dan keberlanjutan lingkungan.

Tanaman menyumbang sekitar 80 persen makanan yang dikonsumsi manusia dan menghasilkan 98 persen oksigen di bumi. Namun, keberadaan tanaman terus terancam oleh berbagai faktor, seperti serangan hama, perubahan iklim, penggunaan pestisida secara berlebihan, hingga perdagangan global yang tidak berkelanjutan. Ancaman ini terutama berdampak besar pada masyarakat pedesaan dan kelompok rentan yang sangat bergantung pada pertanian.

FAO, sebagai penggagas IDPH, mendorong investasi dalam inovasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan, dan keberlanjutan sistem pertanian dunia. FAO juga menyerukan perlunya pengembangan standar global dalam perlindungan tanaman dan mendorong praktik perdagangan yang aman serta berkelanjutan.

Penekanan pada penggunaan benih sehat, tanah subur, dan pelestarian penyerbuk juga menjadi bagian penting dari upaya ini. Selain itu, pemerintah di seluruh dunia diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap kualitas sanitasi produk pertanian dan lebih melibatkan ilmu pengetahuan dalam pengambilan kebijakan.

Pengurangan penggunaan pestisida dan pendekatan pertanian ramah lingkungan disebut sebagai langkah penting untuk menjamin kesehatan tumbuhan jangka panjang. Hal ini sejalan dengan tujuan Hari Internasional Kesehatan Tumbuhan yang diresmikan secara bulat oleh Majelis Umum PBB pada Maret 2022.

Penetapan ini merupakan warisan dari peringatan Tahun Internasional Kesehatan Tumbuhan yang berlangsung pada 2020. Sejak itu, perayaan IDPH dilakukan setiap tahun dengan berbagai kegiatan di tingkat global, regional, nasional, bahkan hingga tingkat petani lokal.

Melalui edukasi dan kolaborasi lintas negara, IDPH diharapkan dapat mendorong tindakan nyata dalam mencegah krisis pangan dan lingkungan. Sebagaimana disampaikan oleh FAO, investasi dalam inovasi pertanian dan pengembangan standar global sangat diperlukan untuk menjamin kesehatan tumbuhan di masa depan.

Selain itu, peran pemerintah juga sangat penting dalam meningkatkan pengawasan dan melibatkan ilmu pengetahuan dalam pengambilan kebijakan terkait pertanian. Dengan upaya bersama, diharapkan IDPH dapat menjadi momentum untuk mewujudkan sistem pertanian yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat, semangat untuk menjaga kesehatan tumbuhan harus terus diperkuat. Sebab, tanaman merupakan pondasi bagi kehidupan di bumi, baik dari segi ketahanan pangan, kesehatan manusia, maupun kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, peringatan IDPH setiap tahun menjadi penting untuk terus mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan tumbuhan.