Temukan Koin Kuno Rp25 yang Kini Bernilai Setara Emas, Siap-Siap Jadi Rebutan Kolektor!

MALANG, Zona Malang – Siapa sangka, koin Rp25 yang dulu hanya dianggap sebagai recehan kini menjadi buruan para kolektor di seluruh dunia. Fenomena ini benar-benar mencengangkan, bagaimana benda-benda bersejarah seperti koin logam dapat menjadi aset berharga yang diperjualbelikan dengan harga yang setara dengan harga emas.

Koin-koin kuno Republik Indonesia saat ini dipamerkan di galeri, masuk dalam katalog numismatik internasional, dan dilelang secara eksklusif baik secara online maupun offline. Beberapa koin yang kini paling dicari antara lain koin Rp25 tahun 1971 bergambar burung jalak yang bisa dihargai hingga Rp2,5 juta, koin Rp50 tahun 1971 bergambar Komodo yang nilainya bisa mencapai Rp1 juta, serta koin Rp100 bergambar kelapa sawit (1991-1998) yang sangat populer di kalangan generasi Z dan milenial karena desainnya yang ikonik dan membawa kenangan masa kecil.

Menurut Aldino Putra (25), seorang kolektor muda, setiap koin menyimpan cerita tersendiri, mulai dari siapa yang mencetak, cara distribusinya, hingga makna desainnya. Ia menyebut koin bukan sekadar logam, namun “sejarah yang bisa disentuh”.

Indonesia dikenal memiliki warisan sejarah numismatik yang kaya, mulai dari masa kerajaan, era VOC, kolonial Belanda, hingga masa republik. Hal ini membuat kolektor dari berbagai negara seperti Jepang, Belanda, dan Amerika tertarik untuk mengoleksi koin-koin Republik Indonesia.

Tomaz Hollander, seorang kolektor asal Belanda, bahkan menyebutkan bahwa ia sangat menggemari koin dari Asia karena desainnya yang indah dan sarat akan makna budaya. Ia diketahui membeli banyak koin Indonesia melalui lelang daring.

Tren mengoleksi koin kini merambah ke generasi muda, khususnya generasi Z. Mereka tertarik karena dua hal: unsur estetika dan potensi keuntungan. Banyak dari mereka menjadikan koin kuno sebagai bagian dari portofolio investasi alternatif di luar saham dan kripto.

Beberapa tips bagi pemula yang ingin mulai mengoleksi koin antara lain: 1) Pilih koin yang langka dan punya nilai sejarah tinggi, 2) Jaga kondisi koin tetap bagus – jangan dicuci dengan sabun, karena bisa menurunkan nilainya, 3) Simpan di tempat kering dan bebas lembap, idealnya dengan plastik khusus numismatik, dan 4) Gabung komunitas kolektor atau forum numismatik online untuk menambah wawasan dan mengetahui harga pasar terkini.

Media sosial seperti TikTok dan Instagram kini penuh dengan konten seputar koin kuno, mulai dari unboxing koleksi lama, cerita sejarah uang logam, hingga konten perbandingan harga antara dulu dan sekarang. Banyak pula yang membuat bingkai estetik untuk memajang koleksi mereka di kamar.

Dari yang dulu dianggap tak bernilai, koin-koin logam lama kini menjadi simbol prestise dan bahkan bisa menjadi sumber tambahan penghasilan. Koin Rp25 yang dulu dibeli di warung, kini bisa berpindah ke dompet digital lewat penjualan daring. Siapa tahu, laci rumahmu menyimpan “tambang emas sejarah” yang bisa kau jual dengan harga fantastis.