Realme C71 Siap Menggebrak dengan Fast Charging 45W di Kelas Terjangkau

MALANG, Zona Malang – Realme, perusahaan teknologi asal Tiongkok, dikabarkan tengah bersiap merilis sejumlah ponsel terbaru ke pasar Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah model bernama Realme C71, yang baru-baru ini telah resmi lolos sertifikasi di Tanah Air, menandakan bahwa peluncuran resminya kemungkinan besar akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Nomor model RMX5303 telah terdaftar atas nama PT Bright Mobile Telecommunication, distributor resmi dari produk Realme. Sertifikat dengan nomor 110471/DJID/2025 diberikan pada 22 Mei 2025, memperkuat dugaan bahwa perangkat ini akan segera dirilis ke pasar. Selain itu, perangkat dengan model yang sama juga sudah masuk dalam data P3DN Kementerian Perindustrian, yang mencatat bahwa Realme C71 telah berhasil memperoleh nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35,09 persen. Hal ini menunjukkan komitmen Realme untuk memenuhi regulasi lokal dan meningkatkan kandungan lokal dalam produknya.

Menurut data dari laman sertifikasi SIRIM di Malaysia, RMX5303 merujuk pada perangkat yang diberi nama komersial Realme C71. Dengan sertifikasi yang telah diraih di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia (SIRIM), Thailand (NBTC), Singapura (TDRA), dan Indonesia (SDPPI), maka peluncuran perangkat ini secara regional kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Menariknya, ponsel ini juga sempat muncul di basis data IMEI bersama dengan model lainnya seperti Realme C75 5G, menambah spekulasi bahwa perusahaan akan meluncurkan lebih dari satu produk dalam waktu dekat.

Sebagai informasi tambahan, Realme C75 versi 4G sudah lebih dulu masuk pasar Indonesia pada Desember 2024, sehingga cukup mungkin varian 5G-nya juga akan menyusul. Realme C71 dikabarkan akan menjadi penerus dari Realme C61, yang sebelumnya dikenal sebagai HP murah dengan ketahanan fisik cukup baik. Meski dari sisi performa tidak menunjukkan lompatan besar dibanding pendahulunya, Realme C71 tetap membawa sejumlah peningkatan signifikan terutama dari aspek pengisian daya.

Berdasarkan bocoran yang beredar dan hasil benchmark Geekbench, Realme C71 ditenagai oleh chipset Unisoc T7250 chipset octa-core 4G yang dikenal sebelumnya dengan nama Unisoc T615. Prosesor ini menggunakan dua inti Cortex-A75 berkecepatan 1,82 GHz dan enam inti Cortex-A55 berkecepatan 1,61 GHz. Chipset yang sama juga digunakan oleh POCO C71 yang meluncur pada April 2025.

Berdasarkan hasil Geekbench, Realme C71 mencatat skor 438 poin untuk single-core dan 1.455 poin untuk multi-core, skor yang kurang lebih setara dengan Unisoc T612 di Realme C61. Walau kinerja secara keseluruhan tidak terlalu berbeda dengan generasi sebelumnya, Realme C71 menyuguhkan beberapa keunggulan penting, seperti RAM 6 GB, sistem operasi terbaru yaitu Android 15, dukungan fast charging 45W, dan baterai tetap berkapasitas 5.000 mAh.

Ponsel ini diprediksi akan tetap berada di kisaran harga Rp 1 jutaan, sehingga sangat kompetitif di kelas entry-level dan akan menjadi penantang serius bagi Redmi A5 dan POCO C71 di pasar Indonesia. Untuk memberikan gambaran perbandingan, berikut adalah spesifikasi Realme C61, model sebelumnya dari lini ini: Harga sekitar Rp 1,7 juta (varian RAM 8GB dan internal 128GB), chipset Unisoc Tiger T612, layar IPS LCD 6,74 inci, kamera belakang dual 50 MP + 0.08 MP, kamera depan 5 MP, baterai 5.000 mAh dengan pengisian 15W.

Meski Realme C71 belum dirilis resmi, kombinasi spesifikasi yang ditawarkan, sertifikasi regional yang telah dikantongi, dan peningkatan di sisi daya serta sistem operasi menjadikan ponsel ini sangat ditunggu-tunggu di pasar kelas bawah. Dengan harga yang kompetitif dan fitur-fitur yang ditawarkan, Realme C71 diharapkan dapat menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari smartphone terjangkau namun tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka.