Zona Malang – Provinsi Bengkulu, tanah kelahiran Bumi Rafflesia yang terkenal, menawarkan pesona alam dan kekayaan budaya yang mengundang kunjungan.
Salah satu daya tarik utama di Bengkulu adalah Jembatan Manula, sebuah struktur megah yang menjadi jembatan terpanjang di wilayah ini dan menjadi jalan nasional penting.
Terletak di Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Jembatan Manula membentang sepanjang 215 meter dengan lebar 10 meter, didukung oleh pondasi tiang pancang baja dan konstruksi beton PCL setinggi 35 meter.
Proyek pembangunan Jembatan Manula bukanlah hal yang mudah. Selama sembilan tahun, dimulai pada tahun 2010 hingga 2019, proyek ini menelan biaya sebesar Rp168 miliar, namun akhirnya mampu direalisasikan dengan gemilang.
Jembatan Manula memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Sebelumnya, jalur transportasi yang menghubungkan tiga provinsi tersebut sangatlah sulit, dengan jalanan menanjak dan berliku tajam, meningkatkan risiko kecelakaan.
Hadirnya Jembatan Manula telah merubahnya menjadi perjalanan yang lebih lancar dan aman antar wilayah.
Tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, Jembatan Manula juga membuka akses ekonomi dan pariwisata bagi penduduk sekitar.
Di harapkan, kehadirannya akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan di daerah tersebut.
Jembatan ini juga menjadi salah satu tujuan wisata menarik. Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam sekitar, merasakan sensasi melintasi jembatan terpanjang di Bengkulu, dan menikmati keindahan sungai yang mengalir di bawahnya.
Inilah Jembatan Manula, sebuah simbol kemajuan dan persatuan di wilayah Bengkulu. Sebuah prestasi yang patut dibanggakan oleh masyarakat lokal dan bangsa Indonesia.
Semoga Jembatan Manula terus memberikan manfaat dan keberlanjutan bagi semua yang berada di atasnya.







