Puasa Nisfu Syaban Berapa Hari? Momen Berkah dan Kebajikan dalam Kalender Islam

Zona Malang – Nisfu Syaban, malam yang jatuh pada tanggal 15 bulan Syaban dalam kalender Hijriyah, selalu menjadi perhatian khusus bagi umat Muslim di seluruh dunia. Dipandang sebagai salah satu malam yang penuh berkah, Nisfu Syaban dianggap sebagai waktu di mana Allah SWT membuka pintu ampunan dan berkah bagi hamba-Nya yang berdoa dan beribadah.

Momen ini, yang diperingati dengan khusyuk oleh umat Muslim, menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui berbagai amalan, termasuk puasa sunnah. Nisfu Syaban menawarkan kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Tahun ini, Nisfu Syaban akan dirayakan dengan penuh makna oleh umat Muslim. Banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ibadah mereka, seperti puasa sunnah, salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa dengan harapan mendapatkan keberkahan dan hidayah.

Menurut perhitungan kalender Hijriyah, Nisfu Syaban tahun 1445 H akan bertepatan dengan tanggal 24 Februari 2024. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan untuk melaksanakan puasa Nisfu Syaban pada tanggal tersebut, sebagai bentuk amalan sunnah yang telah dianjurkan.

Puasa Nisfu Syaban dilakukan selama satu hari, yaitu pada tanggal 15 Syaban. Hal ini sesuai dengan tradisi Islam yang mengajarkan bahwa puasa pada hari tersebut merupakan sunnah yang dapat mendatangkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Bagi yang bertanya apakah puasa Nisfu Sya’ban boleh dilakukan hanya satu hari, jawabannya adalah ya, karena memang puasa ini spesifik dilaksanakan pada tanggal 15 Syaban saja.

Untuk membaca niat puasa Nisfu Syaban, umat Islam dapat melafalkan niat berikut ini pada malam hari sebelum tanggal 15 Syaban:

“نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى”

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban esok hari karena Allah SWT.”

Bagi yang tidak sempat mengucapkan niat pada malam hari, masih diperbolehkan untuk meniatkan puasa pada siang hari, selama belum melewati waktu Dzuhur.

Nisfu Syaban merupakan momen yang sarat dengan makna spiritual bagi umat Islam. Dengan melaksanakan puasa sunnah pada tanggal 15 Syaban, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan, ampunan, dan persiapan diri yang lebih baik menjelang bulan suci Ramadan.***