Zonamalang.com – Lembaga pendidikan tertua di Kota Malang, Yayasan Perguruan Sriwedari, menginjak usia 80 tahun pada Senin, 1 Juni 2026. Peringatan hari jadi yang jatuh tepat delapan dekade sejak berdirinya institusi pada 1946 ini digelar bersamaan dengan upacara kelulusan siswa dari berbagai tingkat pendidikan mulai TK, SD, SMP, sampai SMK yang berada di bawah naungan yayasan tersebut.
Wali Kota Malang setempat, Wahyu Hidayat, hadir langsung dalam perayaan yang berlangsung penuh kehangatan. Dalam kesempatan tersebut, dia memberikan penghargaan tinggi terhadap perjalanan panjang institusi pendidikan yang hampir setua kemerdekaan Indonesia ini.
Menurut Wahyu, usia yayasan yang nyaris sejajar dengan usia negara membuktikan komitmen kuat lembaga dalam memajukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pencapaian 80 tahun bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen untuk merefleksikan perjalanan serta merancang strategi peningkatan mutu pendidikan ke depan.
Orang nomor satu di Kota Malang itu mengatakan bahwa tema peringatan ulang tahun kali ini relevan dengan program unggulan daerah bernama Ngalam Pinter. Program ini fokus pada jaminan peningkatan standar pendidikan berkualitas bagi warga Malang.
“Program Ngalam Pinter menjadi komitmen nyata untuk mengangkat mutu pendidikan lokal. Kita semua punya tanggung jawab besar menyiapkan generasi unggul menuju target Indonesia Emas 2045,” ujar Wahyu.
Peran Kolektif dalam Pendidikan
Lebih jauh, Wahyu menekankan bahwa misi mencerdaskan bangsa tidak bisa dibebankan hanya kepada guru atau pemerintah semata. Keterlibatan aktif keluarga dan komunitas masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan karakter peserta didik.
Proses pembelajaran dan penanaman nilai tidak cukup hanya terjadi di ruang kelas, tetapi harus berlanjut di rumah dan lingkungan sosial tempat anak-anak tumbuh.
Kebanggaan dan Harapan Ketua Yayasan
Sementara itu, Made Arya Wedanthara selaku pimpinan Yayasan Perguruan Sriwedari menyampaikan kebanggaannya atas suksesnya pelaksanaan acara peringatan. Ia mengapresiasi kerja sama solid dari seluruh elemen pendidikan yang tergabung dalam yayasan.
Dengan mengusung tema ‘Membangun Mencerdaskan’, perayaan kali ini menjadi penegasan kembali tekad yayasan menanamkan semangat nasionalisme sambil terus mendorong kualitas pembelajaran yang lebih baik.
Jejak Prestasi Alumni
Made Arya memaparkan bahwa sepanjang perjalanannya, Perguruan Sriwedari telah menghasilkan ribuan alumni yang kini berkontribusi di berbagai sektor strategis. Para lulusan tersebut tersebar di level daerah hingga nasional, mengisi posisi penting dalam pembangunan bangsa.
Pesan untuk Generasi Baru
Kepada para siswa yang baru saja diwisuda, Made Arya memberikan nasihat agar tidak segera merasa puas dengan pencapaian hari ini. Ia mengingatkan bahwa kelulusan justru menjadi gerbang awal menghadapi tantangan sesungguhnya.
“Masa depan penuh ujian yang tidak ringan. Tetaplah rajin menuntut ilmu, hormati pengajar dan orang tua kalian, serta jangan ragu bermimpi besar. Kalian adalah pemegang tongkat estafet pembangunan negara,” demikian pesan Made Arya kepada para lulusan.
Peringatan 80 tahun Yayasan Perguruan Sriwedari menjadi bukti ketahanan sebuah institusi pendidikan yang terus beradaptasi dengan zaman. Komitmen mencetak generasi berkualitas tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika pendidikan nasional yang terus berkembang.







