Polresta Malang Kota Gaungkan Program POLIRAN, Bhabinkamtibmas Dorong Warga Pengangguran Tetap Produktif

Kegiatan sambang dan sosialisasi POLIRAN dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polsek Sukun, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Blimbing

Zonamalang.com, MALANG – Polresta Malang Kota terus memperkuat peran kepolisian dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Melalui Bhabinkamtibmas yang bertugas di seluruh wilayah kelurahan, program ini digencarkan untuk menjangkau warga yang belum memiliki pekerjaan tetap agar tetap produktif dan memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Kegiatan sambang dan sosialisasi POLIRAN dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polsek Sukun, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Blimbing. Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata kepolisian dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat yang menghadapi tantangan memperoleh lapangan pekerjaan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, mengatakan bahwa POLIRAN hadir sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang belum memiliki pekerjaan tetap. Melalui pendekatan langsung di tengah masyarakat, polisi tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi warga.

“Dengan sambang POLIRAN, kami ingin merangkul masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap agar tetap produktif dan memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungannya,” ujar Danang.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari implementasi semangat Polri Bersama Masyarakat yang mengedepankan pendekatan humanis, pembinaan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Ia menjelaskan, anggota Polri yang bertugas di lapangan memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat memahami kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga. Kedekatan tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk memberikan motivasi, pendampingan, hingga membantu mencarikan solusi sesuai potensi yang dimiliki masing-masing individu.

“Anggota Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga dapat memberikan motivasi, mendampingi, serta membantu mencari solusi sesuai kemampuan dan potensi warga,” katanya.

Program POLIRAN menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, mulai dari pekerja dengan penghasilan tidak tetap, lulusan sekolah yang belum mendapatkan pekerjaan, hingga mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan dan masih mencari peluang kerja.

Danang menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas yang bertugas di 57 kelurahan di Kota Malang harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi. Dengan komunikasi yang intensif, polisi dapat memberikan arahan agar masyarakat lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan dan mencari peluang usaha.

“Polisi harus bisa merangkul siapa pun. Kami ingin warga yang belum mendapatkan pekerjaan tetap memiliki semangat untuk mengembangkan diri, meningkatkan keterampilan, dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bernilai ekonomi bagi diri sendiri maupun keluarga,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, para Bhabinkamtibmas tidak hanya menyampaikan sosialisasi, tetapi juga mengajak warga untuk mengikuti berbagai kegiatan produktif. Mulai dari pelatihan keterampilan, usaha mandiri, perdagangan skala kecil, hingga aktivitas ekonomi lainnya yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun sumber penghasilan secara bertahap, mengembangkan usaha yang dimiliki, bahkan menciptakan peluang kerja baru di lingkungan sekitarnya.

“Jangan sampai waktu yang dimiliki terbuang tanpa kegiatan yang bermanfaat. Kami mendorong warga untuk terus belajar, mengasah keterampilan, dan berani memulai usaha sesuai kemampuannya,” pesan Danang.

Selain memberikan motivasi, Polresta Malang Kota juga mendorong para Bhabinkamtibmas untuk membantu mengidentifikasi peluang kerja maupun kesempatan usaha yang sesuai dengan kompetensi warga. Pendekatan ini diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan peluang ekonomi yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, POLIRAN diharapkan tidak hanya menjadi program sosial semata, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pemberdayaan masyarakat yang lebih luas. Dengan meningkatnya keterampilan, kepercayaan diri, dan produktivitas warga, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih mandiri, sejahtera, dan kondusif.

“Harapannya, dari karya dan usaha yang dijalankan masyarakat dapat berkembang menjadi peluang ekonomi yang lebih besar. Secara tidak langsung hal ini juga mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, Polresta Malang Kota berupaya membangun kepedulian sosial sekaligus memperluas akses informasi dan peluang ekonomi bagi warga. Program POLIRAN pun diharapkan menjadi jembatan yang membantu masyarakat bangkit, produktif, dan mampu menciptakan masa depan yang lebih baik.

Rekomendasi