MALANG, Zonamalang.com – SMAN 1 Turen memastikan diri sebagai juara Wondr Futsal Series 2026 setelah menaklukkan MAN 1 Kabupaten Malang dalam pertandingan final di Gelanggang Olahraga Ken Arok, Kota Malang, Sabtu (1/8/2026). Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan SMAN 1 Turen untuk melanjutkan persaingan di tingkat nasional.
Trofi juara diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat kepada kapten tim SMAN 1 Turen. Ia hadir menyaksikan pertandingan puncak sekaligus memberikan penghargaan kepada para pemenang turnamen futsal antarpelajar tersebut.
Wondr Futsal Series 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 29 Juli hingga 1 Agustus 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi yang mempertemukan sejumlah tim futsal pelajar terbaik.
Partai final antara SMAN 1 Turen dan MAN 1 Kabupaten Malang berlangsung sengit. Kedua tim menunjukkan permainan cepat serta semangat tinggi untuk memperebutkan gelar juara dan tiket menuju babak nasional.
SMAN 1 Turen akhirnya mampu mengungguli lawannya dan keluar sebagai juara pertama. Sementara MAN 1 Kabupaten Malang harus puas menempati posisi kedua setelah memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.
Seusai menyerahkan trofi, Wahyu mengapresiasi semangat dan kemampuan seluruh peserta. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah penting untuk menemukan sekaligus membina atlet futsal berbakat sejak usia sekolah.
Turnamen olahraga antarpelajar, kata dia, tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Para peserta juga memperoleh pengalaman mengenai pentingnya kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap sportif dalam menghadapi persaingan.
“Turnamen ini menjadi ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama daerah, bahkan Indonesia, di berbagai kejuaraan yang lebih tinggi,” ujar Wahyu.
Ia meminta para pemain tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang telah diperoleh. Prestasi dalam turnamen tingkat daerah diharapkan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi persaingan yang lebih ketat.
“Teruslah berprestasi dan junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” pesannya.
Menurut Wahyu, pembinaan olahraga usia muda perlu dilakukan secara berkelanjutan. Kompetisi yang digelar secara rutin dapat memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengukur kemampuan, meningkatkan mental bertanding, dan memperoleh pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan.
Sekolah juga dinilai mempunyai peran penting dalam mendukung perkembangan atlet pelajar. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui kegiatan ekstrakurikuler, penyediaan pelatih, fasilitas latihan, hingga kesempatan mengikuti kompetisi.
Kepercayaan terhadap Kota Malang sebagai tuan rumah Wondr Futsal Series 2026 turut dinilai mencerminkan perkembangan ekosistem olahraga di daerah tersebut. Selain dikenal sebagai Kota Pendidikan, Malang memiliki banyak pelajar serta komunitas olahraga yang aktif.
Penyelenggaraan turnamen berskala besar juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran pemain, pendamping, dan penonton berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku usaha di sekitar lokasi pertandingan.
Pemerintah Kota Malang berharap semakin banyak kompetisi olahraga yang diselenggarakan di wilayahnya. Selain meningkatkan pengalaman sebagai tuan rumah, kegiatan tersebut diharapkan memperluas kesempatan bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan.
Melalui pembinaan yang terarah dan kompetisi berjenjang, para atlet pelajar diharapkan dapat berkembang menuju tingkat nasional maupun internasional. Prestasi SMAN 1 Turen dalam Wondr Futsal Series 2026 menjadi salah satu bukti bahwa sekolah-sekolah di Malang Raya memiliki potensi besar dalam melahirkan pemain futsal berbakat.







