Wabup Malang Ajak GP Ansor Pujon Perkuat Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Zona Malang – Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, memberikan dorongan semangat kepada Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pujon dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XII yang digelar di Aula Balai Desa Sukomulyo, Sabtu (4/1) siang.

Dalam kesempatan ini, Wabup Didik menyampaikan harapan agar GP Ansor mampu menjadi organisasi yang kuat dan progresif, sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya Konferancab GP Ansor XII Kecamatan Pujon. Tema yang diusung, ‘Tambah Kuat Bersama Menapaki Masa Depan,’ sangat relevan untuk mendorong semangat perubahan,” ujar Wabup Didik.

Dalam sambutannya, Wabup Didik menekankan pentingnya momen Konferancab ini sebagai ajang untuk merancang langkah strategis organisasi.

GP Ansor, yang beranggotakan sekitar 500 orang di Kecamatan Pujon, diharapkan terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah sekaligus menjadi penggerak transformasi di masyarakat.

“Konferensi ini adalah momentum untuk konsisten merancang langkah pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. GP Ansor harus terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan tegaknya NKRI dan menghadirkan semangat kebersamaan. Organisasi Islam, seperti GP Ansor, perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui modernisasi metode dakwah dan sistem organisasi,” tegasnya.

GP Ansor dan Peran Strategisnya

Sebagai salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor telah menunjukkan kiprahnya sejak didirikan pada tahun 1934 di Banyuwangi, Jawa Timur. Organisasi ini tak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga berperan dalam aspek kepemudaan, kemasyarakatan, dan kebangsaan.

Wabup Didik menilai, GP Ansor memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendorong perubahan positif, baik dalam konteks lokal maupun nasional.

“GP Ansor telah berkontribusi signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari reformasi pelayanan publik hingga mendorong pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Di Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Pujon, GP Ansor diharapkan menjadi pelopor gerakan pemuda yang inspiratif,” ungkap Wabup Didik.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, kepada seluruh kader GP Ansor.

“Nilai-nilai ini harus menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun kecintaan terhadap tanah air, selain juga menanamkan prinsip Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebagai pedoman hidup,” imbuhnya.

Harapan untuk GP Ansor Pujon

Wabup Didik berharap GP Ansor mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah. Selain itu, ia juga mendorong GP Ansor untuk mengembangkan konsep Islam Nusantara sebagai semangat keberagaman yang memperkuat persatuan bangsa.

“GP Ansor harus mampu menjawab tantangan zaman dengan solusi inovatif. Kebijakan yang dihasilkan dari Konferancab ini harus dijalankan secara kolektif untuk memberikan manfaat nyata di masyarakat. Saya percaya, GP Ansor dapat menjadi agen perubahan yang menjawab problematika sosial di tengah dinamika kehidupan,” ujar Wabup Didik penuh optimisme.

Membangun Sinergi untuk Masa Depan

Di akhir sambutannya, Wabup Didik mengajak seluruh kader GP Ansor untuk bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Malang yang lebih baik.

Dengan semangat kebersamaan, ia yakin GP Ansor Kecamatan Pujon dapat menjadi kekuatan utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Konferancab XII GP Ansor Kecamatan Pujon ini dihadiri oleh ratusan kader dan tokoh masyarakat. Acara ini menjadi bukti nyata semangat pemuda NU dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik.