Bupati Malang: Membangun Masa Depan Anak Dimulai dari Pendidikan Usia Dini

Bupati Malang Sanusi menekankan pentingnya pendidikan usia dini dalam membentuk generasi sehat, cermat, ceria, percaya diri, dan berkarakter.

MALANG, Zonamalang.com – Membangun generasi masa depan tidak cukup hanya dengan memastikan anak mendapatkan pendidikan. Lebih dari itu, anak perlu tumbuh dalam lingkungan yang mampu membentuk kesehatan, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, hingga karakter sejak usia dini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi MM saat menghadiri Lomba Gerak Cermat bersama Frisian Flag dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Malang di GOR Indoor Stadion Kanjuruhan, Rabu (2/9) pagi.

Sanusi menilai masa usia dini merupakan periode penting dalam membangun fondasi tumbuh kembang anak. Pada fase tersebut, berbagai aspek mulai terbentuk, mulai dari karakter dan kebiasaan hingga rasa percaya diri, kecerdasan, kemampuan bersosialisasi, serta kecintaan terhadap proses belajar.

Karena itu, menurutnya, pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak seharusnya hanya berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.

“Lebih dari itu, PAUD harus menjadi ruang bagi anak untuk bermain, bergerak, berekspresi, berimajinasi, belajar bekerja sama, mengenal nilai-nilai kebaikan, serta tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berkarakter,” ujar Sanusi.

Pesan tersebut sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Dukung Generasi Sehat, Cermat, Ceria, dan Berkarakter”. Menurut Sanusi, keempat aspek tersebut memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak menghadapi tahapan pendidikan dan kehidupan berikutnya.

Ia menjelaskan, anak yang sehat memiliki energi untuk belajar dan bermain. Sementara anak yang cermat akan memiliki rasa ingin tahu sekaligus kemampuan berpikir. Adapun keceriaan dapat membantu anak membangun rasa percaya diri.

“Dan yang tidak kalah penting, anak yang berkarakter akan memiliki fondasi moral yang kuat dalam menghadapi masa depan,” tandasnya.

Sanusi juga memberikan apresiasi kepada HIMPAUDI Kabupaten Malang yang selama ini dinilai terus menghadirkan kegiatan positif, kreatif, dan edukatif bagi anak-anak PAUD.

Menurutnya, Lomba Gerak Cermat tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT HIMPAUDI. Aktivitas tersebut juga dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.

Gerakan, permainan, tantangan, serta interaksi bersama teman sebaya, kata Sanusi, dapat membantu melatih berbagai kemampuan anak. Selain membuat anak aktif secara fisik, kegiatan tersebut juga dapat mengembangkan konsentrasi, koordinasi, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Malang. Ia berharap organisasi tersebut semakin solid dan profesional serta terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-21 kepada HIMPAUDI Kabupaten Malang. Semoga HIMPAUDI semakin solid, semakin profesional, dan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas,” ucapnya.

Sanusi turut menyampaikan penghargaan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD atas dedikasi yang diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa guru dan tenaga pendidikan memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi masa depan Kabupaten Malang.

Selain peran pendidik, Sanusi mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses tumbuh kembang anak. Orang tua diharapkan tidak hanya memberikan fasilitas pendidikan, tetapi juga menyediakan waktu, perhatian, teladan, dan ruang yang cukup agar anak berkembang sesuai tahap usianya.

“Jangan hanya menuntut anak untuk menjadi pintar, tetapi mari kita bantu mereka menjadi anak yang sehat, percaya diri, mandiri, peduli, santun, dan memiliki karakter yang baik,” pungkas Sanusi.