Wabup Malang Ajak Warga Tirtoyudo Teladani Rasulullah, Dorong Lahirnya Generasi Religius dan Peduli

Wabup Malang Lathifah Shohib mengajak masyarakat meneladani Rasulullah saat Maulid Nabi di Tirtoyudo dan mendorong lahirnya generasi religius serta berkarakter.

TIRTOYUDO, ZONAMALANG.COMWakil Bupati Malang Dra Hj Lathifah Shohib mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak seharusnya berhenti dalam kegiatan seremonial, lantunan selawat, maupun dzikir. Nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Lathifah saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Lahir ke-12 Majelis Maulid Dzikir Watta’lim Syamsul Huda di Lapangan Olahraga Desa Gadungsari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Lathifah menekankan pentingnya membangun generasi Kabupaten Malang yang tidak hanya memiliki kemampuan dan produktivitas, tetapi juga memiliki karakter serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Mari kita tumbuhkan generasi Kabupaten Malang yang religius, berkarakter, produktif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakatnya,” ujar Lathifah.

Ia mengatakan, semangat Maulid Nabi diharapkan tidak hanya dirasakan pada saat peringatan berlangsung. Nilai keteladanan Rasulullah, menurutnya, harus terus hidup dalam setiap langkah kehidupan.

Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali memahami ajaran dan akhlak Nabi Muhammad SAW. Rasulullah telah memberikan teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan, kasih sayang, kejujuran, kesabaran, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Ketika kita memperingati Maulid Nabi, hendaknya kita tidak berhenti pada rasa cinta kepada Rasulullah, tetapi juga berusaha menerjemahkan kecintaan tersebut menjadi akhlak dan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Lathifah juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah tetap relevan untuk diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membangun hubungan yang harmonis antarwarga.

Syamsul Huda Masuki Usia ke-12

Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum Hari Lahir ke-12 Majelis Maulid Dzikir Watta’lim Syamsul Huda.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, Lathifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, para kiai, jemaah, serta seluruh pihak yang selama ini menjaga keberlangsungan majelis tersebut.

Ia menilai perjalanan selama 12 tahun menunjukkan adanya komitmen untuk terus menjalankan kegiatan pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Keberadaan majelis ini diharapkan telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, khususnya melalui berbagai kegiatan pembinaan umat,” ucapnya.

Memasuki usia ke-12, Majelis Maulid Dzikir Watta’lim Syamsul Huda diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Selain itu, majelis juga diharapkan terus menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Lathifah secara khusus menyampaikan pesan kepada generasi muda agar memiliki figur teladan yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Khususnya kepada para generasi muda, jadikan Rasulullah sebagai idola dan teladan utama,” tandasnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi dan keberadaan majelis keagamaan di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malang berharap nilai-nilai religius dapat berjalan beriringan dengan semangat membangun generasi yang berkarakter, inovatif, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.