MALANG – Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, jajaran TNI bersama warga masyarakat menggelar aksi gotong royong dalam sebuah kegiatan karya bakti di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pertengahan Juli lalu.
Sinergi antara prajurit dari Koramil 0818/25 Pakis, Yonkav 8/KSC/2 Kostrad, dan warga sekitar ini difokuskan pada pembersihan saluran air di sepanjang Jalan Dusun Bamban, Desa Asrikaton.
Kegiatan ini menargetkan titik-titik saluran air dan selokan yang mengalami pendangkalan akibat tumpukan sampah rumah tangga dan endapan tanah. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi menyebabkan genangan air hingga banjir saat curah hujan meningkat, sehingga pembersihan secara masif menjadi sebuah prioritas.
Komandan Koramil (Danramil) 0818/25 Pakis, Kapten Inf Diding Tri Putranto, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa karya bakti ini memiliki tujuan ganda. Selain tujuan fisik untuk memperlancar kembali aliran air, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana edukasi.
“Karya bakti ini tidak hanya bertujuan memperlancar aliran air, tetapi juga untuk menumbuhkan kembali kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Kapten Diding.
Semangat gotong royong tampak begitu kental di lokasi. Kehadiran para prajurit TNI, termasuk personel tambahan dari Batalyon Kavaleri 8/KSC/2 Kostrad, tidak hanya mempercepat proses pembersihan, tetapi juga terbukti menjadi pemantik semangat bagi warga untuk turut serta bekerja bersama-sama.
Inisiatif ini pun disambut dengan sangat positif oleh warga Dusun Bamban. Mereka merasa sangat terbantu dengan turunnya aparat TNI secara langsung ke lingkungan mereka.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya bapak-bapak TNI yang turun langsung.Lingkungan kami jadi jauh lebih bersih dan saluran air yang tadinya mampet sekarang kembali lancar,” ungkap salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan karya bakti ini, sinergi antara TNI dan rakyat sekali lagi terbukti menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh terhadap potensi bencana.







