Subuh Keliling ke-117 di Pakisaji: Bupati Sanusi Serahkan Bantuan Langsung dan Tegaskan Pendidikan Kunci Peningkatan Derajat Manusia

Dalam arahannya usai salat, Bupati Sanusi mendedikasikan sebagian besar pesannya untuk dunia pendidikan.

MALANG – Program “Subuh Keliling” (Suling) yang menjadi ciri khas kepemimpinan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., kembali menyapa warga. Pada Jumat (8/8) pagi ini, kegiatan Suling yang ke-117 digelar dengan khidmat di Masjid Jami’ Baitul Hikmah, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji. Momen ini menjadi ajang bagi Bupati untuk berdialog langsung dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai peran sentral pendidikan dalam pembangunan.

Kegiatan yang telah berjalan selama empat tahun ini lebih dari sekadar ibadah bersama. Suling telah menjadi platform efektif bagi pemerintah untuk bertindak cepat. Salah satu buktinya, setelah mendengar langsung aspirasi dari takmir masjid, Bupati Sanusi secara spontan menyerahkan bantuan hibah senilai Rp 20 juta untuk mendukung kebutuhan tempat ibadah tersebut, di luar bantuan 25 paket sembako yang juga disalurkan.

Fokus pada penguatan ekonomi akar rumput juga menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap kunjungan. Dalam kesempatan ini, Bupati Sanusi secara simbolis menyerahkan Sertifikat Produk Halal kepada dua pelaku UMKM lokal, yaitu sebuah usaha roti dan produsen minuman olahan. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk desa.

Tidak hanya itu, program Suling di Pakisaji juga menghadirkan pelayanan publik terpadu yang dibawa langsung ke tengah-tengah warga. Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan (dukcapil), pemeriksaan kesehatan gratis, serta konsultasi perizinan, sembari menerima pembagian minyak goreng gratis dari Bupati.

Dalam arahannya usai salat, Bupati Sanusi mendedikasikan sebagian besar pesannya untuk dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan taraf hidup masyarakat. Menurutnya, ilmu adalah kunci untuk mengangkat derajat seseorang.

“Pendidikan ini merupakan dasar. Karena jika punya ilmu pendidikannya baik, maka Allah SWT menjamin akan mengangkat derajat, pangkat, martabat dan kehormatannya. Kalau punya ilmu yang tinggi maka kelak hartanya juga akan ngikut, dan kesehatannya juga ngikut,” tegas Bupati Sanusi.

Ia pun memaparkan sejumlah kemajuan di sektor pendidikan Kabupaten Malang, termasuk peningkatan nilai rata-rata siswa SD hingga SMP yang kini mencapai angka 9. Selain itu, berdirinya sekolah-sekolah berlevel nasional seperti SMA Taruna Nusantara di Pagak, menjadi bukti bahwa Kabupaten Malang terus bergerak menjadi pusat pendidikan yang unggul.

Menginjak edisinya yang ke-117, Bupati Sanusi bersyukur program ini dapat terus berjalan secara konsisten dan berpindah dari satu desa ke desa lainnya setiap pekan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus membawa berkah bagi seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Malang.

Di akhir sambutannya, Bupati yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, serta jajaran Forkopimda, mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga hubungan baik dengan Tuhan (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas) demi mewujudkan Kabupaten Malang yang makmur dan diridai Tuhan.