Zona Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di kancah regional. Kali ini, sektor ekonomi kerakyatan melalui koperasi menjadi sorotan utama berkat kinerja positifnya sepanjang tahun.
Dalam ajang bergengsi Surya Awards 2025 yang digagas oleh Harian Surya, Pemkab Malang sukses memborong dua penghargaan sekaligus. Ajang apresiasi ini digelar meriah di Dyandra Convention Center, Kota Surabaya, pada Kamis (27/11) sore.
Dua kategori bergengsi yang berhasil diamankan adalah Kategori Daerah Koperasi Terbanyak di Jawa Timur 2025 dan Kategori Daerah Koperasi Go International 2025. Capaian ini mengukuhkan posisi Kabupaten Malang sebagai barometer pertumbuhan koperasi di provinsi ini.
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, hadir secara langsung menerima penghargaan tersebut mewakili Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Penyerahan trofi dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, M.Si, didampingi oleh Direktur Utama Harian Surya, Febby Mahendra Putra, di hadapan para tamu undangan yang memenuhi convention hall.
Usai menerima penghargaan, Wabup Lathifah tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mendedikasikan penghargaan ini untuk seluruh pegiat koperasi yang telah bekerja keras di lapangan.
“Alhamdulillah, kerja keras teman-teman mendapatkan apresiasi dari Harian Surya. Mudah-mudahan apresiasi ini bisa memberikan semangat kepada teman-teman untuk bekerja lebih baik lagi dalam memajukan Kabupaten Malang,” ujar Lathifah kepada awak media.
Ia juga menyoroti perkembangan koperasi di wilayahnya yang kini tak hanya jago kandang. Beberapa koperasi bahkan telah menjadi rujukan nasional sebagai tempat belajar.
“Termasuk perkembangan koperasi yang sudah go public. Koperasi di Kabupaten Malang kini juga menjadi tempat magang bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari daerah lainnya,” tambahnya dengan bangga.
Acara penganugerahan ini merupakan rangkaian dari HUT ke-36 Harian Surya. Kegiatan juga diisi dengan talkshow strategis bertema “Koperasi Merah Putih, Asta Cita, dan Perekonomian Jatim”.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, serta sejumlah kepala daerah lain seperti Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo, hingga Bupati Jember yang juga menerima apresiasi serupa.
Predikat sebagai daerah dengan “Koperasi Terbanyak” mungkin terdengar biasa, namun label “Koperasi Go International” adalah pencapaian yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa koperasi di Kabupaten Malang telah naik kelas, bukan lagi sekadar simpan-pinjam konvensional, melainkan entitas bisnis yang mampu menembus pasar global. Transformasi ini harus dijaga agar koperasi benar-benar menjadi soko guru perekonomian, bukan sekadar papan nama yang hidup segan mati tak mau.
Tantangan selanjutnya bagi Pemkab Malang adalah menjaga kualitas di tengah kuantitas yang besar. Menjadikan koperasi lokal sebagai tempat magang “Koperasi Merah Putih” adalah langkah strategis untuk branding. Namun, pengawasan ketat terhadap kesehatan finansial dan manajemen koperasi harus tetap menjadi prioritas agar kasus-kasus koperasi gagal bayar tidak mencoreng prestasi mentereng yang sudah diraih ini.







