Zona Malang – Pemerintah Kabupaten Malang terus mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional melalui kolaborasi dengan institusi kepolisian. Pada Senin pagi, 29 Desember 2025, Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MM, menghadiri acara peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Malang 1 yang berlokasi di Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi.
Acara peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta kesepakatan kerja sama antara Yayasan Kemala Bhayangkari dengan mitra operasional dari pihak ketiga, termasuk Owner CV Sayap Mas Nusantara H Sulaiman. Turut serta dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Malang M Hafid, Wakapolres Malang, para kepala perangkat daerah setempat, serta Forkopimcam Gondanglegi.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan penghargaan tinggi kepada Polres Malang atas kontribusi aktif dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menekankan bahwa kehadiran SPPG ini akan memperkuat pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat umum di wilayah tersebut.
“Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara signifikan, sekaligus mendukung kelancaran Program MBG di seluruh Kabupaten Malang,” ujar Sanusi. Polres Malang sendiri telah membangun tiga unit SPPG, yaitu di Gondanglegi, Turen, dan Dampit, yang diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada Januari 2026 bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
Kapolres Danang menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menyukseskan agenda nasional pemenuhan gizi, dengan melibatkan masyarakat lokal untuk pengelolaan berkelanjutan.
Fakta Menarik: Hingga akhir Desember 2025, Kabupaten Malang telah merealisasikan sekitar 149-154 unit SPPG dari target 233 unit, dengan sekitar 123 unit sudah beroperasi dan melayani hingga 299.000 penerima manfaat. Polres Malang berkontribusi tiga unit, menjadikan Gondanglegi sebagai salah satu kecamatan dengan konsentrasi SPPG tertinggi untuk pemerataan akses MBG.
Saran: Bagi masyarakat Kabupaten Malang, terutama orang tua siswa dan kelompok rentan, pantau terus informasi distribusi MBG melalui sekolah atau posyandu setempat mulai Januari 2026, karena program ini gratis dan dirancang untuk meningkatkan kesehatan generasi muda. Pemerintah daerah disarankan terus tingkatkan pengawasan higiene dan variasi menu agar zero keracunan makanan tercapai, serta libatkan lebih banyak UMKM lokal sebagai supplier bahan pangan untuk dorong ekonomi kerakyatan. Kolaborasi seperti ini patut dijadikan contoh bagi daerah lain dalam mendukung program nasional.







