Tiga ASN Kota Mojokerto Siap Berlaga di MTQ KORPRI Nasional 2024

Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mojokerto akan mengharumkan nama Jawa Timur dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Nasional VII yang akan digelar di…

Zona Malang, MOJOKERTO – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mojokerto akan mengharumkan nama Jawa Timur dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Nasional VII yang akan digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada 3-10 November 2024.

Mereka adalah Ning Laila dari SMPN 2 Kota Mojokerto, Kamilatud Diniyah dari KUA Kecamatan Prajurit Kulon, dan Risya Rifqotus Sa’diyah dari KUA Kecamatan Kranggan. Ketiganya berhasil lolos setelah menyabet gelar juara dalam MTQ KORPRI tingkat Jawa Timur tahun 2023.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto sekaligus Ketua KORPRI Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan prestasi membanggakan yang diraih ketiga ASN tersebut. “Risya Rifqotus Sa’diyah meraih juara 1 MHQ QS. Al-Baqarah, Ning Laila juara 1 MHQ QS. Ali-Imron, dan Kamilatudiniyah juara 1 MHQ QS. An-Nisa,” jelasnya kepada Zona Malang, Jumat (2/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Mas Pj menyampaikan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar mencari kemenangan, tetapi lebih pada upaya menanamkan semangat cinta Al-Quran di kalangan ASN.

“Melalui MTQ, kita berupaya membina dan memelihara kegiatan keagamaan yang melahirkan ASN yang memegang teguh ajaran agama,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sambil tetap mengedepankan silaturahmi. “Ikuti kompetisi dengan maksimal, jaga nama baik Kota Mojokerto dan Jawa Timur, serta jalin silaturahmi dengan kafilah dari daerah lain,” pesannya.

Pada perhelatan dua tahunan ini, Provinsi Jawa Timur akan menurunkan tim lengkap sebanyak 80 orang, termasuk peserta, pimpinan kafilah, official, dan pelatih. Mereka akan bertanding dalam 9 cabang dan 30 golongan yang dimusabaqahkan.

Gaguk berharap prestasi para qori dan qoriah ini dapat menginspirasi ASN lainnya. “Semoga pencapaian mereka bisa menjadi teladan dan mendorong ASN lain untuk lebih dekat dengan Al-Quran,” pungkasnya.