MALANG, Zona Malang – Layanan QRIS Tap mulai dapat digunakan sebagai metode pembayaran untuk moda transportasi umum seperti MRT, Damri, hingga RoyalTrans mulai hari ini, Jumat (14/3/2025). Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat transaksi dan mengurangi antrean di berbagai moda transportasi.
Menurut Kepala Departemen Sistem Informasi Pembayaran Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono, QRIS Tap menawarkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan dengan QRIS konvensional. “Pengguna hanya perlu membuka aplikasi pembayaran, memilih fitur QRIS Tap, memilih sumber dana, memasukkan PIN, lalu menempelkan gawai ke terminal contactless di merchant. Transaksi langsung selesai,” jelasnya dalam acara Taklimat Media QRIS Tap di Kantor BI, Jakarta Pusat.
Dicky menegaskan bahwa QRIS Tap dapat mengurangi antrean pembayaran, terutama di transportasi umum. Dari hasil uji coba BI, pemindaian QRIS Tap hanya membutuhkan waktu 0,3 detik. Ini jauh lebih cepat dibandingkan metode scan QR konvensional yang masih memerlukan beberapa langkah tambahan.
Per 14 Maret 2025, sudah ada 2.353 merchant yang mendukung penggunaan QRIS Tap, terdiri dari 1.528 ritel, 134 transportasi umum (termasuk satu armada Trans Sarbagita, 120 Damri, 12 RoyalTrans, dan MRT Bundaran HI—Lebak Bulus), 550 rumah sakit, 138 UMKM, dan 3 area parkir.
Untuk MRT, QRIS Tap saat ini baru dapat digunakan di rute Bundaran HI—Lebak Bulus. Penumpang yang menggunakan QRIS Tap tidak bisa turun di stasiun antar Bundaran HI dan Lebak Bulus. Hal ini karena MRT menerapkan sistem tarif berbeda berdasarkan jarak, sementara QRIS Tap tahap awal hanya mendukung tarif tunggal.
“Menghitung berbagai tarif dalam satu perjalanan memerlukan algoritma khusus, yang masih dalam pengembangan. Untuk saat ini, QRIS Tap baru bisa digunakan pada rute yang tarifnya tetap,” jelas Dicky.
Sementara itu, untuk bus Damri dan RoyalTrans, penggunaan QRIS Tap sudah bisa diterapkan di hampir semua rute karena tarifnya bersifat tunggal.
Bank Indonesia menargetkan perluasan penggunaan QRIS Tap dalam waktu dekat, yaitu dapat digunakan di LRT pada Juni 2025 dan mulai diterapkan di KRL dan KCI pada September 2025.
Saat ini, QRIS Tap baru dapat digunakan di perangkat Android dengan fitur NFC. BI sedang mengupayakan agar QRIS Tap dapat digunakan di perangkat berbasis iOS atau Apple dalam waktu dekat.
“Pasar Indonesia cukup besar. Jika Apple berinvestasi lebih dalam di Indonesia, semoga QRIS Tap bisa segera kompatibel dengan perangkat mereka,” tutup Dicky.







