MALANG, Zona Malang – Jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, terjadi peningkatan volume lalu lintas di sejumlah gerbang tol wilayah Trans Jawa yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Hal ini diungkapkan oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) selaku pengelola jalan tol Trans Jawa.
Berdasarkan data resmi PT JTT, pada H-10 hingga H-9 periode libur Idulfitri 1446 H, terjadi peningkatan maupun penurunan volume kendaraan di beberapa gerbang tol. Di Wilayah Jawa Timur, misalnya, GT Warugunung mencatat peningkatan sebesar 5,49% untuk kendaraan menuju Surabaya, namun penurunan sebesar 9,34% untuk kendaraan menuju Jakarta.
Sementara itu, di GT Kejapanan Utama, kendaraan menuju Malang mengalami penurunan 5,72%, sedangkan kendaraan menuju Surabaya naik 1,58%. Di GT Singosari, kendaraan menuju Malang turun 4,18%, tetapi kendaraan menuju Surabaya naik 4,91%.
Tak hanya di Jawa Timur, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di beberapa gerbang tol di Wilayah Jawa Tengah. GT Kalikangkung mencatat kenaikan 17% untuk kendaraan menuju Semarang dan 4,60% untuk kendaraan yang meninggalkan Semarang. Sementara itu, GT Banyumanik mencatat kenaikan 0,90% untuk kendaraan menuju Solo dan 0,49% untuk kendaraan menuju Jakarta.
Di Wilayah Jawa Barat, GT Cikampek Utama mencatat peningkatan yang cukup signifikan, yakni 23,13% untuk kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa dan 8,67% untuk kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa.
Menanggapi kondisi ini, VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan. “Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Ria juga mengingatkan pentingnya kesiapan dan kewaspadaan bagi pengguna jalan tol saat menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan tol Trans Jawa.
Peningkatan volume kendaraan di jalan tol Trans Jawa menjelang Lebaran ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mudik dan berlibur setelah dua tahun terakhir terbatas akibat pandemi COVID-19. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi pengelola jalan tol dan pengguna jalan.
Selain itu, PT JTT juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan, termasuk menambah jumlah petugas di lapangan, mengoptimalkan pembayaran elektronik, serta melakukan perbaikan dan perawatan jalan tol secara rutin. Upaya ini diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jalan tol Trans Jawa selama periode mudik Lebaran 1446 H.
Dengan adanya peningkatan volume kendaraan di jalan tol Trans Jawa, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mempersiapkan diri dengan matang, dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kerja sama antara pengelola jalan tol dan pengguna jalan sangat diperlukan untuk mewujudkan mudik Lebaran yang aman dan lancar.







