MALANG, Zona Malang – Dalam suasana Lebaran yang penuh berkah, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut kedatangan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto di Kompleks Seri Perdana Putrajaya pada Minggu sore, 6 April 2025. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua negara untuk membahas isu-isu penting yang mempengaruhi kawasan Asia Tenggara.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah dampak dari tarif perdagangan baru yang diterapkan oleh Amerika Serikat terhadap negara-negara ASEAN. Anwar mengungkapkan bahwa mereka membahas bagaimana tarif baru yang diberlakukan oleh AS bisa berdampak besar pada perekonomian negara-negara anggota ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia.
“Kami membahas isu-isu penting regional, termasuk dampak tarif baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap negara-negara ASEAN,” kata Anwar dalam keterangan tertulis yang ia unggah di media sosial.
Selain itu, Prabowo dan Anwar juga menyentuh masalah kemanusiaan yang mendalam, yakni bencana gempa bumi yang baru-baru ini melanda Myanmar. Dalam kesempatan tersebut, mereka membahas pentingnya tindakan bersama untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Myanmar yang terdampak bencana.
“Selain menyentuh upaya dan tindakan bersama dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Myanmar yang terkena dampak bencana gempa bumi baru-baru ini,” lanjut Anwar.
PM Malaysia itu berharap semangat persaudaraan yang tercipta dalam suasana Aidilfitri diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia. “Semoga semangat Aidilfitri terus mempererat hubungan persaudaraan dan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, atas nama perdamaian dan kesejahteraan kawasan,” ungkapnya.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus bekerja sama dalam menangani berbagai tantangan regional dan global, serta memperkuat solidaritas antarbangsa di kawasan Asia Tenggara. Prabowo beserta rombongan terbatas sebelumnya lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 14.27 WIB.
Sekretaris Kabinet Letkol Teddy mengatakan pertemuan Prabowo dan Anwar digelar dalam rangka silaturahmi dalam komen Idulfitri 1446 Hijriah. “Ya silaturahmi, masih dalam rangka Idulfitri,” kata Teddy dalam keterangan tertulis.
Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua negara untuk mempererat hubungan dan kerja sama, khususnya dalam menghadapi tantangan-tantangan regional dan global. Dengan semangat persaudaraan yang tercipta dalam suasana Aidilfitri, diharapkan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia akan semakin erat demi perdamaian dan kesejahteraan kawasan.
Selain membahas dampak tarif perdagangan AS dan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar, Prabowo dan Anwar juga membahas isu-isu penting lainnya yang mempengaruhi kawasan Asia Tenggara. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus bersinergi dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dalam kesempatan ini, Prabowo dan Anwar juga menyinggung pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia. Mereka berharap bahwa suasana Aidilfitri dapat semakin mempererat hubungan antara kedua negara, demi mencapai perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara.







