Apa yang Disebut Adhie Massardi Hingga Buat Jokowi Bereaksi?

MALANG, Zona Malang – Mantan Juru Bicara Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid, Adhie M. Massardi, kembali melontarkan kritik tajam terhadap Jokowi terkait polemik mobil Esemka yang menuai gugatan dari calon pembelinya. Adhie menyindir Jokowi sebagai simbol dari rangkaian kepalsuan yang menurutnya telah membebani rakyat selama dua periode kepemimpinannya.

“Ujung kepalsuan, dengan ijazah palsu, janji palsu, dan mobil palsu berBBM oplosan, dia melesat di jalan tol yang berhamburan uang rakyat (asli) berbuntut hutang menggunung,” kata Adhie di akun Twitter pribadinya.

Tak berhenti di situ, Adhie juga menyebut bahwa dalam dua periode masa jabatannya, Jokowi berhasil menduduki posisi kedua sebagai pemimpin terkorup di dunia versi OCCRP. “Hanya dalam tempo dua periode dia sukses Runner-up kontes pemimpin paling korup sedunia,” tegasnya.

Sebelumnya, mantan Presiden RI, Jokowi, digugat secara perdata oleh seorang pemuda bernama Aufaa Luqman Re A (19), warga Ngoresan, Jebres, Kota Solo. Gugatan tersebut telah diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (8/4/2025).

Melalui kuasa hukumnya, Sigit Sudibyanto, Aufaa mengaku merasa tertipu karena mobil Esemka yang dijanjikan untuk diproduksi massal tak kunjung tersedia. Gugatan yang telah didaftarkan dengan nomor perkara PN SKT-08042025051 ini, ditujukan kepada tiga pihak Jokowi, Ma’ruf Amin, serta PT Solo Manufaktur Kreasi, selaku produsen mobil Esemka.

“Gugatan wanprestasi kami layangkan kepada tiga pihak yakni eks Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin lalu PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka,” ujar Sigit.

Menurut Adhie, janji Jokowi terkait mobil Esemka merupakan bagian dari serangkaian kepalsuan yang telah membebani rakyat selama dua periode kepemimpinannya. Adhie menyebut Jokowi sebagai simbol dari kepalsuan tersebut.

“Ujung kepalsuan, dengan ijazah palsu, janji palsu, dan mobil palsu berBBM oplosan, dia melesat di jalan tol yang berhamburan uang rakyat (asli) berbuntut hutang menggunung,” kata Adhie.

Tak hanya itu, Adhie juga menyebut bahwa Jokowi berhasil menduduki posisi kedua sebagai pemimpin terkorup di dunia versi OCCRP. “Hanya dalam tempo dua periode dia sukses Runner-up kontes pemimpin paling korup sedunia,” tegasnya.

Gugatan yang diajukan oleh Aufaa Luqman Re A ini merupakan bentuk kekecewaan atas janji Jokowi terkait mobil Esemka yang tak kunjung terealisasi. Melalui kuasa hukumnya, Sigit Sudibyanto menyatakan bahwa gugatan wanprestasi ini ditujukan kepada tiga pihak, yaitu Jokowi, Ma’ruf Amin, dan PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka.

Kasus ini semakin menambah daftar kritik dan gugatan yang ditujukan kepada Jokowi selama masa kepemimpinannya. Adhie Massardi, sebagai mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid, menyatakan bahwa Jokowi merupakan simbol dari rangkaian kepalsuan yang telah membebani rakyat selama dua periode.