Nyawa Selamat, Begini Sinergi Pengamanan Mudik yang Disorot Wakil Ketua Komisi III

MALANG, Zona Malang – Keberhasilan Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2025 menuai apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. Ia menilai bahwa penanganan mudik tahun ini sangat prima, merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait lainnya.

Sahroni mengakui secara objektif bahwa Polri, Kemenhub, dan instansi lain menunjukkan keseriusan tinggi dalam mengelola arus mudik tahun ini. Ia menyoroti kerja keras seluruh pihak yang bahkan melebihi tahun-tahun sebelumnya. “Polisi bersama Kemenhub dan instansi lain terlihat sangat serius bekerja,” katanya.

Selain itu, Sahroni juga menyoroti penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) yang terbukti membawa hasil signifikan. “Selain kerja keras, penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) terbukti membawa hasil signifikan,” tambahnya.

Bendahara Umum DPP NasDem itu pun berharap metode dan strategi yang digunakan tahun ini bisa dipertahankan dan diterapkan kembali tahun depan. “Pertahankan metode ini agar bisa diterapkan kembali,” ujarnya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, angka kecelakaan secara nasional turun hingga 30 persen dibanding tahun lalu. Penurunan ini tidak lepas dari kontribusi petugas di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Dari sisi kepolisian, keberhasilan pengelolaan arus mudik ini didukung rekayasa lalu lintas terpusat, seperti sistem ganjil-genap, contraflow, one way lokal maupun nasional. Operasi ini juga ditunjang teknologi mutakhir, seperti monitoring CCTV, body worn camera, algoritma road safety, e-Turjawali, GPS ranmor Korlantas, peta digital Jasamarga, hingga sistem manajemen keselamatan jalan terintegrasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik, tetapi juga di destinasi wisata. Saat memantau jalur mudik Trans Jawa, ia menyebutkan ada 227 objek wisata yang perlu dijaga pasca-mudik.

Sahroni mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan arus mudik Lebaran 2025. Ia berharap bahwa metode dan strategi yang telah terbukti efektif dapat dipertahankan dan diterapkan kembali di tahun-tahun mendatang.

“Secara objektif, saya mengakui penanganan mudik tahun ini sangat prima. Polisi bersama Kemenhub dan instansi lain terlihat sangat serius bekerja. Selain kerja keras, penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) terbukti membawa hasil signifikan,” ujar Sahroni.

Ia juga menyoroti kerja keras seluruh pihak yang bahkan melebihi tahun-tahun sebelumnya. “Pertahankan metode ini agar bisa diterapkan kembali,” tambahnya.

Keberhasilan pengelolaan arus mudik ini tidak lepas dari kontribusi petugas di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Rekayasa lalu lintas terpusat, seperti sistem ganjil-genap, contraflow, one way lokal maupun nasional, serta teknologi mutakhir menjadi faktor pendukung keberhasilan ini.