Mengejutkan! Kepala PCO Hasan Nasbi Mundur dari Jabatannya

MALANG, Zona Malang – Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau PCO, resmi mengundurkan diri dari posisinya. Dalam sebuah video yang diunggah oleh Total Politik, Nasbi mengungkapkan bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet.

Nasbi menegaskan bahwa keputusan ini bukan diambil secara tiba-tiba atau emosional, melainkan melalui proses yang matang. Ia mengatakan bahwa sudah saatnya baginya untuk “menepi” dan memberikan kesempatan kepada sosok yang lebih baik untuk menggantikan posisinya.

“Kesimpulan saya sudah sangat matang, bahwa sudah saatnya menepi ke luar lapangan dan duduk di kursi penonton. Memberikan kesempatan kepada figur lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan,” ujar Nasbi.

Nasbi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. Ia menganggap hal tersebut sebagai kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya. Namun, ia juga meminta maaf jika selama ini kinerjanya belum sesuai dengan harapan Presiden.

Sebelumnya, kabar pengunduran diri Nasbi sempat beredar, namun ia membantah dan masih tetap berkantor di PCO. Nasbi kemudian menjelaskan bahwa ia baru saja menandatangani surat tugas untuk tim PCO belajar ke Kantor Komunikasi Prime Minister Office Australia.

Dalam video tersebut, Nasbi juga menegaskan bahwa ia siap membantu proses transisi kepemimpinan di PCO. Ia telah resmi tidak berkegiatan sebagai Kepala PCO sejak 21 April 2025.

Keputusan Nasbi untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala PCO tentunya menjadi sorotan publik. Banyak pihak yang mempertanyakan alasan di balik pengunduran dirinya dan bagaimana dampaknya terhadap komunikasi pemerintah di masa mendatang.

Dalam kesempatan lain, Nasbi juga menyampaikan bahwa ia telah menandatangani surat tugas untuk tim PCO belajar ke Kantor Komunikasi Prime Minister Office Australia. Hal ini menunjukkan bahwa Nasbi masih terlibat dalam upaya peningkatan kapabilitas tim PCO sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan jabatannya.

Proses transisi kepemimpinan di PCO akan menjadi perhatian banyak pihak, mengingat peran strategis lembaga ini dalam mengkomunikasikan kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat. Kehadiran sosok yang lebih baik diharapkan dapat membawa angin segar bagi komunikasi pemerintah di masa mendatang.

Sementara itu, Nasbi telah menyatakan kesiapannya untuk membantu proses transisi kepemimpinan di PCO. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan komunikasi pemerintah meskipun ia telah melepaskan jabatannya.