MALANG – Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., melakukan kunjungan ke Kabupaten Trenggalek untuk meninjau langsung lokasi bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., serta jajaran Forkopimda, Gubernur Jatim mengunjungi dua titik utama yang terdampak, yaitu Desa Depok, Kecamatan Bendungan, dan Dukuh Temon, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.
Di Desa Depok, Gubernur Jatim menyaksikan langsung lokasi tanah longsor yang menjadi titik utama bencana. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak maupun para pengungsi yang berada di Paseban Kanjengan, Desa Depok. Gubernur Jatim juga meminta agar tim segera mengindentifikasi rumah maupun tempat rawan sebagai langkah mitigasi serta relokasi ke tempat yang lebih aman.
Relokasi warga yang terdampak diupayakan tidak jauh dari tempat asal dengan harapan warga bisa cepat mendapat tempat aman dan nyaman. “Arahan dari Gubernur Jatim akan kita tindak lanjuti bersama jajaran Forkopimda,” ujar AKBP Ridwan Maliki.
Sementara itu, di Dukuh Temon, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek, Gubernur Jatim juga meninjau lokasi terdampak banjir. Setelah menyelesaikan peninjauan di kedua lokasi, Gubernur Jatim bertolak ke Surabaya menggunakan helikopter.
Menurut AKBP Ridwan Maliki, pihaknya telah melaporkan sekaligus memaparkan kepada Gubernur terkait dengan perkembangan penanganan dan progres pencarian 6 orang korban bencana alam tanah longsor di Desa Depok. “Kami bersama tim gabungan dan Basarnas akan terus bekerja keras untuk menemukan korban. Mohon bantuan dan doanya,” pungkasnya.
Proses pencarian korban masih terus berlangsung, dan anjing pelacak telah mendeteksi tiga titik diduga terdapat korban tanah longsor. Pihak kepolisian dan tim gabungan lainnya akan terus berupaya untuk menemukan korban yang masih hilang.
Bencana alam yang melanda Kabupaten Trenggalek ini telah menyebabkan kerusakan dan kerugian yang cukup besar bagi warga setempat. Gubernur Jatim, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk memulihkan kondisi di wilayah tersebut.
Selain itu, Gubernur Jatim juga menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi dan relokasi bagi warga yang tinggal di area rawan bencana. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak dan korban yang mungkin terjadi di kemudian hari.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pasca bencana. Kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan di Kabupaten Trenggalek.
Bencana alam yang melanda Kabupaten Trenggalek ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jatim berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pendampingan bagi warga terdampak, serta memastikan bahwa proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.







