MALANG – Satuan Binaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Trenggalek memiliki cara unik dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada warga. Bukannya di gedung mewah atau ruang pertemuan, mereka justru memilih memanfaatkan keberadaan warung kopi yang tersebar di Kabupaten Trenggalek.
Berkolaborasi dengan Polsek Karangan, sejumlah personel Satbinmas Polres Trenggalek bertatap muka langsung dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Karangan. Suasana warung kopi yang akrab di kalangan warga tersebut membuat dialog dan diskusi terjalin lebih hangat.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasatbinmas AKP Rohmad Hudi, S.Pd. menjelaskan, dalam mengelola Kamtibmas yang kondusif, pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta setiap elemen masyarakat sangat penting agar hasilnya bisa lebih optimal.
“Kebetulan kami punya program yang bertajuk ‘Curhat Kamtibmas’, di mana kami bertemu langsung dengan masyarakat, ngobrol terkait kondisi dan situasi di lingkungan, baik itu kampung, dusun, atau desa. Sekaligus sebagai wujud dukungan kami kepada UMKM,” ujarnya.
Berbincang langsung dengan suasana nyaman dan santai dinilai lebih efektif untuk menyerap aspirasi dan keinginan masyarakat. Warga tidak perlu lagi merasa sungkan atau takut untuk menyampaikan segala hal, tidak hanya terkait Kamtibmas, tetapi juga permasalahan lainnya.
Jika bukan merupakan ranah kepolisian, pihaknya akan meneruskan kepada instansi yang menangani hal tersebut, sehingga penyelesaian bisa tetap berjalan dan lebih komprehensif.
Sementara itu, Kapolsek Karangan AKP Zainudin, S.Sos. yang turut hadir bersama Danramil dan anggota, menyatakan bahwa aspek keamanan merupakan tanggung jawab semua pihak. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk turut andil dalam menjaga Kamtibmas, terutama di lingkungan masing-masing.
“Bukan saja soal pencurian, tetapi juga kriminalitas lainnya. Misalnya, saat ini marak penipuan online. Modusnya bermacam-macam. Nah, warga kami bekali pengetahuan tentang modus operandi yang kerap dilakukan pelaku untuk diteruskan kepada warga, agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban,” ujarnya.
Selain itu, menjelang bulan Suro atau tahun baru Islam, pihaknya mengimbau agar masyarakat bersama dengan jajaran Kepolisian tetap konsisten menjaga keamanan. Memberikan rasa aman masyarakat dan menghindari perbuatan yang dapat menjerumuskan atau bahkan berurusan dengan hukum.
“Kemudian, hati-hati juga terkait dengan unggahan atau komentar di media sosial. Saat ini banyak konten-konten atau hoax yang tersebar di media sosial. Jaga jari, jangan sampai masuk jeruji,” pesannya.
Dengan pendekatan yang lebih dekat dan bersahabat, Satbinmas Polres Trenggalek berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat serta meningkatkan partisipasi mereka dalam menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Trenggalek.







