Prestasi Membanggakan: Unikama Jadi Satu-Satunya Universitas PGRI yang Raih Dana Revitalisasi LPTK dari Pemerintah Pusat

MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya universitas di bawah naungan PGRI se-Indonesia yang berhasil menerima bantuan pendanaan program Revitalisasi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Penandatanganan program kerja sama ini dilangsungkan di Jakarta pada Rabu (30/7) kemarin dan dihadiri langsung oleh jajaran kementerian.

Kepercayaan dari pemerintah pusat ini menegaskan posisi Unikama sebagai salah satu institusi pencetak guru yang berkualitas dan inovatif di tanah air.

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si, menyambut baik program ini dan menyatakan komitmen penuh untuk memanfaatkan dana bantuan yang diterima secara optimal.

Dana sebesar Rp 7,3 miliar tersebut akan difokuskan untuk mengakselerasi mutu program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mendorong pencapaian akreditasi Unggul.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan, dan kami berkomitmen menghasilkan pendidik yang adaptif serta berdaya saing tinggi.

Dukungan ini sejalan dengan visi PPG Unikama untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan guru yang unggul di Indonesia,” tegas Sudi Dul Aji.

Pihak Kemdiktisaintek, melalui Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ardi Findyartini, berpesan agar dana yang digelontorkan dapat dimanfaatkan untuk perbaikan yang berkelanjutan, bukan hanya untuk pencapaian jangka pendek.

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si berpose bersama Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Ditjen Saintek Kemdiktisaintek, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D.
Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si berpose bersama Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Ditjen Saintek Kemdiktisaintek, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D.

Pesan ini sejalan dengan arahan Menteri Kemdiktisaintek, Brian Yuliarto, yang menyebut guru sebagai kunci transformasi pendidikan bangsa.

Menjawab harapan tersebut, Unikama telah menyusun rencana strategis. Dana revitalisasi akan dialokasikan untuk tiga pilar utama: penguatan sistem pembelajaran yang inovatif, peningkatan kapasitas dan kualifikasi para dosen, serta pengembangan teknologi pendidikan yang relevan dengan zaman.

“Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem PPG yang unggul dan berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” tambah Rektor.

Dengan diraihnya pendanaan strategis ini, Unikama tidak hanya memperkuat posisinya sebagai LPTK unggulan, tetapi juga mengemban amanah besar untuk berkontribusi secara nyata dalam melahirkan guru-guru profesional yang siap membentuk masa depan pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas.