Zonamalang.com – Sebagai upaya konkret untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu. Upacara pembukaan program kolaborasi strategis ini dilangsungkan di Lapangan Bola Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada Selasa (13/10) pagi.
Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi ini menyampaikan apresiasi tertingginya kepada jajaran TNI atas dedikasi dan konsistensinya dalam mendukung kemajuan infrastruktur daerah. Menurutnya, program TMMD merupakan wujud nyata sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil.
“Terima kasih kepada jajaran TNI karena setiap tahun program TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Malang. Intinya, kita bersama masyarakat berkolaborasi untuk membangun desa. Membangun sebuah negeri itu harus selalu dimulai dari desa,” tutur Bupati Malang dalam amanatnya.
Pada pelaksanaan TMMD ke-130 kali ini, program difokuskan untuk menyasar sejumlah titik kebutuhan pembangunan krusial di Desa Taji, Kecamatan Jabung. Sasaran program terbagi menjadi dua aspek utama, yakni fisik dan nonfisik. Pada aspek fisik, pengerjaan dititikberatkan pada perbaikan jalan desa dan infrastruktur pendukung lainnya guna memperlancar mobilitas ekonomi warga.
Sementara itu, salah satu sasaran fisik yang menjadi sorotan utama adalah program perbaikan atau bedah rumah sebanyak tujuh unit bagi warga yang membutuhkan. Program ini dieksekusi melalui sinergi pembiayaan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang, dengan tenaga pengerjaan yang melibatkan langsung personel TNI secara bergotong royong bersama warga setempat dan unsur terkait lainnya.
Di sisi lain, sasaran nonfisik diarahkan pada serangkaian program edukasi untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas sumber daya manusia, serta kemandirian masyarakat desa agar mampu merawat hasil pembangunan di lingkungan mereka.
Bupati Sanusi sangat berharap kehadiran TMMD tidak hanya meninggalkan jejak berupa bangunan fisik semata, tetapi juga menjadi pemantik untuk menghidupkan kembali roh gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Melalui TMMD ini, kami berharap semangat partisipasi masyarakat untuk membangun desanya semakin meningkat. TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat harus terus bergandengan tangan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Melihat dampak positif yang terukur, Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen penuh untuk terus mengajukan keberlanjutan program TMMD di tahun-tahun mendatang sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Tahun depan kita akan mengajukan lagi. Kalau bisa, setiap tahun TMMD harus selalu ada di Kabupaten Malang,” tegas Bupati.
Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut di antaranya Komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang, unsur pimpinan TNI-Polri daerah, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kejaksaan Negeri Malang, serta berbagai elemen masyarakat Kecamatan







