MALANG, Zona Malang – Kota Malang terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur yang akan digelar pada Juni-Juli 2025. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang terus mengkoordinasikan berbagai persiapan, mulai dari pematangan venue pertandingan hingga kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) untuk masing-masing cabang olahraga (cabor).
Bagus Pambudi, S.Sos, MSi, Kabid Keolahragaan Disporapar Kota Malang, menjelaskan bahwa saat ini proses finalisasi kebutuhan sarpras atlet telah dilakukan. Selain itu, KONI Kota Malang juga telah mengundang ketua dan sekretaris masing-masing cabor untuk menyampaikan dukungan anggaran pembinaan menuju dan saat Porprov IX Jatim 2025.
“Untuk kebutuhan sarpras atlet, saat ini dalam tahap finalisasi,” kata Bagus Pambudi.
Paparan anggaran pembinaan cabor ini dilakukan berdasarkan rumpun, yaitu beladiri, terukur, dan permainan. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Para Wakil Ketua, Sekretaris, Bidang Binpres dan sejumlah pengurus KONI Kota Malang, serta perwakilan dari Disporapar, seperti Sekretaris Dinas (Sekdin) Wahyu Setyawan, SE, S.Sos, MM, dan Kabid Keolahragaan Bagus Pambudi.
Joko Purwosusanto, Sekretaris KONI Kota Malang, menyatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Disporapar serta cabor-cabor untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan menjelang Porprov IX Jatim 2025. Salah satunya adalah terkait pemaparan anggaran pembinaan cabor dari KONI.
“Dalam artian untuk mempersiapkan hal-hal yang sekiranya sebagai persiapan untuk apa yang diperlukan oleh cabor,” kata Joko.
Sesuai Surat Keputusan (SK) terakhir dari KONI Jatim, ada 40 cabor yang akan dipertandingkan di Kota Malang. Semula hanya ada 32 cabor yang dipertandingkan di Kota Malang.
Guna menggaungkan pelaksanaan Porprov di Kota Malang, Diskominfo Kota Malang telah melakukan sosialisasi dan publikasi, termasuk melalui even-even seperti jalan sehat dan fun run. Dinas-dinas lainnya juga diharapkan dapat memberikan dukungan melalui even-even yang digelarnya.
Bagus Pambudi juga menyatakan bahwa sosialisasi dan publikasi Porprov melalui sekolah-sekolah dengan menggandeng Dinas Pendidikan juga akan diupayakan.
Terkait anggaran pembinaan cabor, Joko Purwosusanto menjelaskan bahwa sesuai pesan Walikota Malang melalui Kadisporapar, dana hibah yang turun di KONI dan Disporapar difokuskan untuk persiapan Porprov. Untuk membantu persiapan Porprov, 60 persen anggaran pembinaan cabor dapat digunakan, dengan catatan tidak sampai double account dengan anggaran dari Disporapar. Sementara 40 persen dapat digunakan saat Porprov, dan jika tidak terserap, dapat digunakan untuk kegiatan setelah Porprov.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KONI Kota Malang bersama Disporapar berharap dapat menyukseskan pelaksanaan Porprov IX Jatim 2025 di Kota Malang. Koordinasi yang erat, penyediaan sarpras yang memadai, serta dukungan anggaran yang tepat sasaran diharapkan dapat mewujudkan prestasi gemilang bagi para atlet Kota Malang.







