Arema FC Gercep Cari Striker Baru Pengganti Lokoli Ngoy, Siapa Kandidatnya?

MALANG – Bursa transfer pemain Liga 1 musim 2025/2026 memang belum resmi dibuka oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), namun sejumlah klub besar sudah mulai bergerak aktif mencari amunisi baru. Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta terlihat menjadi tim yang paling gencar melakukan perombakan skuad. Sementara itu, bagaimana dengan Arema FC?

Kabar terbaru dari Arema FC, tim berjuluk Singo Edan ini baru mengumumkan pemain yang dilepas, yaitu Wiliam Marcilio (Brasil), Choi Bo-kyung (Korea Selatan), dan Charles Lokoli Ngoy (Australia). Belum ada pergerakan signifikan untuk mendatangkan pemain baru, baik lokal maupun asing. Rumor transfer pemain pun masih menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania.

Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, mengungkapkan bahwa timnya sangat membutuhkan pemain baru untuk mengisi dua posisi vital, terutama pemain asing. Kepergian Charles Lokolingoy ke Liga Korea Selatan menjadi perhatian utama, karena dapat mengubah skema permainan Arema FC yang sebelumnya mengandalkan duet striker.

“Tanpa Lokolingoy, tentu kita harus mencari penggantinya. Memang tidak harus striker. Bisa cari playmaker atau winger. Saya rasa, dua posisi itu keperluan yang urgent buat Arema FC musim depan,” ujar Kuncoro seperti dilansir Wearemania. Kuncoro menambahkan, Arema FC membutuhkan playmaker untuk mengatur serangan setelah kepergian Wiliam Marcilio, serta winger asing berkualitas.

Kuncoro menekankan pentingnya manajemen Arema FC mencari pemain asing dengan attitude yang baik, berkaca pada pengalaman dengan Wiliam Marcilio yang dinilai kurang baik. “Soal attitude ini saya rasa tidak kalah pentingnya. Jadi, selain skill, attitude pemain asing juga harus menjadi pertimbangan saat mendatangkan mereka,” tegas Kuncoro.

Mantan pemain Persija ini menjelaskan bahwa pemain asing memiliki dampak signifikan terhadap suasana tim. “Pemain asing itu membawa pengaruh ke tim. Terutama kepada pemain lokal. Kalau pemain asing punya attitude bagus, maka pemain lokal bisa ikut bagus juga. Kekeluargaan yang kental memang menjadi kelebihan Arema FC,” imbuhnya.

Selain attitude, Kuncoro berharap manajemen Arema FC mendatangkan pemain asing baru yang punya kemampuan lebih dari pemain lokal. “Kriteria utama pemain asing tentu saja yang bagus. Bukan cuma attitude-nya, tapi juga skill-nya. Kalau sama atau tidak lebih baik dari pemain lokal, buat apa?” tanya Kuncoro. Ia menambahkan, pemain asing harus dipersiapkan untuk mengisi skuad inti dan bukan hanya menjadi pemain cadangan.

Hingga saat ini, Kuncoro mengaku belum membahas kebutuhan tim untuk musim depan bersama manajemen Arema FC. Meskipun demikian, manajemen Arema FC dikabarkan sudah memiliki gambaran komposisi pemain untuk musim depan, dengan memadukan mayoritas pemain lama dan beberapa pemain baru. “Mungkin manajemen sudah punya gambaran komposisi pemain untuk musim depan. Tapi sejauh ini staf pelatih belum diajak membahas rencana musim depan,” pungkasnya.