MALANG – Kontingen Hapkido Kota Malang sukses mencuri perhatian di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Para atlet Hapkido berhasil menyabet gelar juara umum dengan perolehan medali yang fantastis, yakni 8 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Raihan ini melampaui target awal yang hanya membidik 3 medali emas.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang, tak heran jika Walikota Malang, Wahyu Hidayat, secara khusus menampilkan para atlet Hapkido di hadapan atlet cabang olahraga (cabor) lain. Momen ini terjadi saat kegiatan character building (CB) di Lanal Malang, Rabu (11/6/2025). Wahyu berharap prestasi gemilang Hapkido dapat menjadi motivasi bagi atlet cabor lain untuk berprestasi dan mengharumkan nama Kota Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Hidayat memberikan apresiasi langsung kepada para atlet Hapkido peraih medali Porprov IX. Ia menyampaikan ucapan selamat dan memberikan semangat kepada seluruh atlet yang hadir. Ada cerita unik di balik salah satu medali emas yang diraih, yaitu akan dijadikan sebagai mas kawin pernikahan.
“Ayo maju ke sini yang medali emasnya untuk mas kawin,” ujar Wahyu, memanggil salah satu atlet Hapkido ke depan. Atlet tersebut adalah Yogi Afdel Saputra, peraih emas pertama untuk Kota Malang dari nomor Hyung Individu Putra. “Mohon doa restunya Pak Wali,” jawab Yogi dengan penuh haru dan bangga.
Pelatih Hapkido Kota Malang, Fandy Alfian Chaniago, bahkan memohon Walikota Wahyu untuk hadir dan menjadi saksi dalam pernikahan Yogi. Permintaan ini disambut baik oleh Wahyu, yang berjanji akan menyempatkan hadir dalam momen bahagia tersebut. Dukungan moril dari pemerintah kota ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi para atlet.
Adapun daftar lengkap atlet Kota Malang yang berhasil meraih medali dalam ajang Porprov IX di GOR Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang adalah: Yogi Afdel Saputra (Emas, Hyung Individu Putra), Ngaisatun Solikah (Emas, Hyung Individu Putri), Racka Agustian Suryanto dan Ricky Agustian Suryanto (Emas, Hoshinsul Berpasangan Putra), Ngaisatun Solikah dan Widy Ulung Setya Mukti (Emas, Hoshinsul Berpasangan Putri), I Gusti Ayu Putu Jessica F D dan Widy Ulung Setya Mukti (Emas, Hoshinsul Gaya Bebas), Krisna Adi Saputra (Emas, High Jump), M Mahir Qushoyyi (Emas, Daeryun M U-78), Nurani Safira (Emas, Daeryun F U-72), M Alvian (Perak, Daeryun M U-78), Nasril Septian (Perak, Daeryun M U-54), dan Rendi Buana Ulung (Perunggu, Daeryun M U-72).
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian gemilang cabor Hapkido. “Alhamdulillah dari target 3 emas mampu meraih 8 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Hasil yang luar biasa,” ujarnya. Baihaqi juga menambahkan bahwa kesuksesan Hapkido ini diharapkan dapat menjadi modal dan motivasi bagi cabor lain untuk meraih prestasi serupa.
“Berkat raihan medali dari Hapkido itu, posisi Kota Malang kini berada di puncak klasemen Porprov IX,” ungkap Baihaqi dengan bangga.
Ketua Koni Kota Malang, R Djoni Sujatmoko, juga menyampaikan apresiasinya atas perolehan medali yang signifikan dari Hapkido. “Semoga saja ini terus berlanjut pada cabor-cabor lain, sehingga target 162 emas untuk Kota Malang bisa tercapai,” harapnya.
Djoni Sujatmoko juga menambahkan bahwa target utama Kota Malang adalah menjadi runner up, namun ia berharap Kota Malang dapat meraih gelar juara umum. “Runner up adalah target. Tetapi, semoga saja mimpi jadi juara umum bisa terwujud,” pungkasnya.







