MALANG – Kabar gembira datang dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur! Atlet-atlet kebanggaan Kota Malang menunjukkan performa gemilang di berbagai cabang olahraga, Jumat (20/6/2025). Salah satu yang bersinar terang adalah cabang olahraga bermotor, yang berhasil menyumbangkan medali emas dan perak untuk kontingen Kota Malang.
Emas pertama diraih dengan penuh semangat dari nomor grasstrack kelas 150 cc modifikasi beregu. Raditya dan Koko, duo pembalap handal dari Kota Malang, sukses menaklukkan lintasan Jalibar, Oro-oro Ombo, Kota Batu. Kemenangan ini disambut meriah oleh para pendukung dan menjadi suntikan motivasi bagi atlet lainnya.
Tidak hanya emas, Kota Malang juga berhasil mengamankan medali perak dari nomor grasstrack kelas 150 cc standar. Meski harus mengakui keunggulan Kabupaten Kediri yang merebut emas di nomor ini, prestasi ini tetap membanggakan. Perjuangan para atlet bermotor Kota Malang patut diacungi jempol.
Sayangnya, keberuntungan sedikit menjauh dari Kota Malang di nomor grasstrack kelas 150 cc modifikasi individu. Raditya, yang sempat berada di posisi kedua, harus menerima kenyataan pahit setelah terjatuh di lap terakhir. Insiden ini membuatnya kehilangan peluang meraih perak dan harus merelakan medali tersebut jatuh ke tangan Kabupaten Kediri.
Meskipun demikian, semangat juang para atlet Kota Malang tidak luntur. Mereka tetap optimis dan bertekad untuk memberikan yang terbaik di sisa pertandingan.
Hadi Susanto, Binpres Koni Kota Malang yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas untuk Kota Batu, menjelaskan bahwa cabang olahraga bermotor tergolong baru di ajang Porprov Jatim.
“Kota Malang hanya punya tiga atlet. Yaitu David Christian, Koko dan Raditya. Mereka turun di semua nomor yang dipertandingkan,” ujar Hadi Susanto.
Hadi juga menambahkan bahwa David Christian sempat berjuang di nomor road race yang digelar di Area Parkir Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Sayangnya, David harus puas finish di posisi kelima pada dua kelas yang diikutinya, yaitu 155 cc standar dan modifikasi.
Hadi mengungkapkan, persiapan yang mepet menjadi salah satu kendala bagi IMI Kota Malang untuk mencapai target 2 emas. “Andai persiapanya panjang, tentu raihannya akan berbeda. Meski begitu, hasil 1 emas dan 1 perak itu patut disyukuri,” pungkasnya.

![Geger! Pembalap Grasstrack Kota Malang, [Nama Pembalap], Borong Emas dan Perak di Sirkuit [Nama Sirkuit/Lokasi]](https://www.zonamalang.com/wp-content/uploads/2025/06/mbois-ai-grasstrack-kota-malang-sukses-sabet-1-emas-dan-1-perak-68553060aaa37.webp)





