MALANG – Kontingen dansa Kota Malang kembali menunjukkan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Sejak pertama kali dipertandingkan di Porprov VII, cabang olahraga (cabor) ini selalu menjadi lumbung medali emas bagi Kota Malang. Bahkan, hingga hari kedua Porprov IX Jatim, Kota Malang sudah mengamankan posisi yang sangat kuat untuk kembali meraih gelar juara umum.
Hingga Senin (22/6/2025), para atlet dansa Kota Malang telah mengumpulkan total 6 medali emas dan 1 perak. Perolehan ini menjadi bukti nyata persiapan matang dan kualitas atlet yang dimiliki Kota Malang. Semangat juang dan mental juara para atlet patut diacungi jempol, membawa harapan besar bagi kontingen Kota Malang secara keseluruhan.
Pada hari pertama pertandingan, Minggu (21/6/2025), Michelle Violeta Saputra berhasil menyumbangkan medali emas dari kategori Amateur Latin. Sementara itu, pasangan Quinn Love Lee dan Gracellyn Jewellie Kurniawan meraih medali perak di nomor HipHop Elite. Kedua medali ini menjadi modal awal yang sangat baik bagi Kota Malang untuk terus mendulang prestasi di hari-hari berikutnya.
Senin (22/6/2025) menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi kontingen dansa Kota Malang, dengan tambahan 5 medali emas. Emas-emas tersebut diraih dari berbagai nomor bergengsi, semakin mengukuhkan dominasi Kota Malang di cabor ini. Pasangan Evelyn Alexia Ariella Gamas dan Jim Willis Ang menjadi bintang lapangan dengan menyumbangkan empat emas dari nomor Free For All.
Pasangan Evelyn Alexia Ariella Gamas dan Jim Willis Ang menunjukkan performa yang luar biasa di Porprov IX ini. Mereka berhasil menyabet emas di nomor Free For All Cha Cha Cha, Free For All Jive, Free For All Waltz, dan Free For All Quick Step. Selain itu, Michelle Violeta Saputra juga menambah pundi-pundi emas Kota Malang dari nomor Solo Rising Star Standard.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi gemilang yang diraih oleh para atlet dansa. “Medali emas ini kami harapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet-atlet lain yang masih akan bertanding,” ujarnya. Baihaqi berharap semangat juang ini dapat menular dan membawa kesuksesan bagi cabor lainnya.
Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Joko Purwosusanto, juga turut berbahagia atas perolehan medali emas dari cabor dansa. “Sukses Hapkido yang meraih medali di atas target, menjadi inspirasi bagi cabor-cabor lain untuk meraih hasil yang sama,” ungkap Joko. Ia berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir Porprov IX.
Optimisme tinggi juga diungkapkan oleh Joko, mengingat cabor dansa masih menyisakan empat nomor yang akan dipertandingkan pada Selasa (23/6/2025). “Kami optimis mampu menyapu bersih semua nomor yang tersisa,” ujarnya. Jika hal ini terwujud, maka cabor dansa akan melampaui target awal, yaitu 6 medali emas.
“Selain Hapkido dan dansa, cabor lain yang juga melampaui target adalah taekwondo,” imbuh Joko. Target awal taekwondo adalah 19 poin, namun berhasil mencapai 23 poin. Kabar baik juga datang dari cabang bulutangkis beregu putra yang lolos ke babak 8 besar setelah mengalahkan Banyuwangi, serta sepakbola putri yang menang telak 5-0 atas Sidoarjo.

![Hebat! Dansa Kota Malang Sabet Emas di [Sebutkan Nama Kejuaraan/Ajang]!](https://www.zonamalang.com/wp-content/uploads/2025/06/mbois-ai-dansa-kota-malangpanen-medali-emas-685819af44c6a.webp)





