RSUD Karsa Husada Siapkan Tim Medis Terbaik Sukseskan Porprov Jatim IX di Bondowoso

MALANG – Pesta olahraga terbesar di Jawa Timur, Porprov IX Jatim 2025, sedang berlangsung sengit. Di balik gemuruh semangat atlet mengejar medali, ada tim medis yang tak kalah sibuk, berjuang memastikan keselamatan para peserta. RSUD Karsa Husada Kota Batu hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan dukungan medis.

Rumah sakit ini tidak hanya menjadi penonton dari kejauhan, melainkan terjun langsung ke lapangan. Mereka hadir di berbagai venue, mulai dari Stadion Brantas hingga area pendaratan Paralayang Songgomaruto, memastikan pertolongan medis cepat dan tepat tersedia. Kehadiran mereka menjadi jaminan keamanan bagi para atlet yang bertanding.

Direktur RSUD Karsa Husada Kota Batu, dr. Muhamad Rizal, menegaskan komitmen penuh rumah sakit dalam mendukung kelancaran Porprov IX Jatim 2025. “Ambulans siaga, alat medis lengkap, sistem rujukan cepat, semua kami siapkan. Ini bentuk dukungan kami agar Porprov IX Jatim 2025 berjalan sehat, aman dan lancar,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).

Tim medis yang diterjunkan terdiri dari dokter, perawat, dan pengemudi ambulans yang siap siaga di setiap venue. Mereka dilengkapi dengan peralatan medis canggih, termasuk alat pacu jantung dan perlengkapan penanganan darurat lainnya. Kesiapan ini menunjukkan keseriusan RSUD Karsa Husada dalam menjaga kesehatan dan keselamatan atlet.

Cabang olahraga paralayang di Landing Songgomaruto menjadi perhatian khusus tim medis. Risiko atlet mengalami cedera saat mendarat menjadi tantangan tersendiri. Dalam dua hari pertama, sudah ada tiga atlet yang membutuhkan penanganan medis akibat insiden pendaratan.

Budi Sulaksono, petugas IGD sekaligus tim medis RSUD Karsa Husada di Porprov IX Jatim, menjelaskan, “Ada yang lecet-lecet, ada juga fraktur ringan. Tapi semua aman, tidak sampai operasi.” Penanganan cepat dan tepat dari tim medis memastikan cedera atlet tidak berakibat fatal.

Di cabang sepak bola putri yang digelar di Stadion Brantas, beberapa pemain juga sempat dilarikan ke rumah sakit akibat benturan keras. Namun, berkat kesigapan tim medis, semua pemain mendapatkan penanganan yang dibutuhkan dengan segera. Hal ini membuktikan efektivitas sistem rujukan yang telah disiapkan.

Selain penanganan darurat, tim medis RSUD Karsa Husada juga memberikan layanan kesehatan ringan dan konsultasi gratis bagi panitia dan peserta Porprov. Langkah ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam ajang olahraga ini.

Dengan total 18 cabang olahraga yang digelar di Kota Batu, tim medis dari RSUD Karsa Husada siap berjaga dari awal hingga akhir Porprov IX Jatim 2025. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi para atlet, sehingga mereka dapat fokus memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan.